Tips Praktis Budidaya Buah Leci dalam Pot


Pertanianku – Buah leci merupakan salah satu buah favorit yang banyak disukai masyarakat. Hal ini karena rasanya yang segar dan manis menjadikan buah leci kerap dijadikan sebagai bahan utama pembuatan minuman. Buah Leci sekilas tampak seperti rambutan, tetapi tidak memiliki rambut-rambut pada kulitnya. Jika dibuka, daging buah dan bijinya menyerupai kelengkeng.

Tips Praktis Budidaya Buah Leci dalam Pot

Leci merupakan buah dari genus Litchi milik keluarga lerak-lerak Sapindaceae. Buah ini umumnya ditemukan di Cina, India, Madagaskar, Nepal, Bangladesh, Pakistan, Taiwan selatan dan tengah, Vietnam utara, Indonesia, Thailand, Filipina, Afrika Selatan, dan Meksiko.

Harga pasaran buah leci cukup mahal di antara jenis buah lainnya, sekitar Rp60.000/kg. Di Indonesia sendiri buah ini masih sangat jarang ditemui. Petani di Indonesia masih sedikit yang membudidayakannya. Dengan begitu, budidaya tanaman ini masih sangat berpeluang untuk meningkatkan pendapatan.

Leci memiliki kandungan vitamin dan khasiat yang banyak. Selain itu, leci mengandung Na yang tinggi, tetapi K yang terdapat di leci sangatlah rendah. Khasiat dan manfaat yang diperoleh ketika mengonsumsi buah leci ini banyak sekali. Terutama, dapat meningkatkan keteraturan denyut jantung manusia.

Leci dapat dibudidayakan dengan wadah pot. Tabulampot leci ini juga harus melalui proses penanaman yang baik dan benar agar mendapatkan hasil yang baik pula. Berikut tips praktis budidaya buah leci dalam pot.

Persiapan media tanam

Sebelum memulai budidaya buah leci, Anda harus mempersiapkan pot penanaman yang berukuran besar, seperti drum bekas atau yang lainnya.

Pembibitan

Setelah menyiapkan pot, selanjutnya kita harus menentukan bibit yang akan ditanam. Bibit yang akan ditanam harus ditentukan dan harus diteliti dengan baik dan benar, agar menghasilkan buah yang berkualitas dan memiliki harga jual tinggi.

Baca Juga:  Tips Mudah Budidaya Tomat Organik

Setelah didapat bibit berkualitas, masukkan ke pot yang sudah disiapkan. Beri lubang pada bagian bawah pot tanaman untuk lubang resapan agar air tidak menggenang di dalam tanaman tersebut.

Selanjutnya, media penanaman diberikan tanah bakar, sekam bakar, pupuk kandang, pupuk kompos NPK, dengan perbandingan yang sama rata.

Tanah yang diberikan haruslah tanah padat. Ini karena leci termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai tanah renggang. Jika media tanah yang digunakan renggang, tanaman akan mudah layu.

Perawatan

Untuk mencegah terjadinya hama dan penyakit, siramkan tanah dengan cairan pestisida dan insektisida di seluruh bagian tanah yang ada. Jangan lupa menyiram tanaman leci setiap hari pada pagi dan sore.

Panen

Buah leci yang layak panen adalah buah yang sudah matang di pohon. Ciri-cirinya antara lain sudah berukuran maksimal, kulit buah berubah warna dari hijau menjadi merah, ungu, dan beraroma yang khas. Buah leci matang di pohon masih dapat bertahan selama 10—14 hari.

Panen dilakukan dengan memotong ujung bercabang di bawah tangkai buah sepanjang minimal 20 cm. Masukkan ke wadah besar dengan hati-hati.

loading...
loading...