Waspada! Jangan Berlebihan Mengonsumsi Daging Sapi!

0

Pertanianku – Seperti yang kita ketahui bersama bahwa daging sapi mengandung sumber protein dan besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Selain itu, daging sapi juga mengandung zinc (seng), vitamin B12, omega-3, niacin, riboflavin, vitamin B6, asam pantotenat, dan fosfor.

Terdapat sebuah penelitian yang mengatakan bahwa kandungan zat besi dalam daging sapi dan domba lebih mudah untuk diserap tubuh dibanding kandungan besi dan seng yang terkandung pada makanan nabati seperti kacang-kacangan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.

Lemak omega-3 yang ditemukan pada daging sapi dan domba sama “sehat”-nya dengan zat lemak yang terkandung pada ikan sehingga jika Anda mengonsumsi daging sapi akan menambah jumlah nutrisi omega-3 secara signifikan. Dengan kita makan daging merah sekitar 3 kali dalam seminggu, kita telah memberi kontribusi yang berharga untuk omega-3 dalam menjalankan diet.

Daging sapi mengandung vitamin B12. Vitamin ini hanya dapat ditemukan dalam makanan hewani. Daging sapi dan domba adalah salah satu sumber terbaik zat besi dan seng yang dapat diserap dengan baik oleh tubuh. Jika Anda tidak makan daging sapi, domba, ayam, ikan, telur, atau beragam produk susu, jangan berharap tubuh Anda mendapat asupan vitamin B12 yang memadai. Selain memiliki vitamin B12, daging sapi juga mengandung zat besi. Zat besi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan bagi anak-anak serta remaja.

Selain sebagai pertumbuhan, zat besi juga penting untuk sirkulasi darah. Daging sapi dan domba memiliki kandungan zat besi dan seng hingga tiga kali lipat. Semakin merah daging, semakin tinggi kandungan zat besinya.

loading...
loading...