Waspada! Penyakit Ini Kerap Menyerang Ayam Kampung


Pertanianku – Beternak ayam kampung sangatlah tepat untuk dijadikan bisnis. Pasalnya, ayam kampung memiliki nilai jual yang tinggi dibanding ayam broiler (ayam negeri). Rasa ayam kampung dianggap sebagian orang lebih lezat, serta berdaya tahan lebih kuat daripada ayam broiler. Namun, tetap ada penyakit rentan yang harus diketahui ketika Anda hendak memulai beternak ayam ini, terutama penyakit bagi ayam di bawah umur 2 bulan.

Waspada! Penyakit Ini Kerap Menyerang Ayam Kampung

Berkut beberapa penyakit yang kerap menyerang ayam kampung.

    1. New castle disease

Penyakit ini selalu mengkhawatirkan para peternak ayam kampung. Penyakit yang dikenal dengan nama tetelo ini dapat menyebabkan kematian pada ayam. Hal yang menjadi momok menakutkan adalah karena penyakit ini belum ada obatnya.

Gejala penyakit:

  • Gangguan pernapasan (sesak napas, tercekik, bersin, ngorok).
  • Sayap terkulai, jalan diseret, jalan mundur, dan leher terpuntir.
  • Diare, kotoran warna hijau, mata dan leher bengkak, ayam petelur berhenti berpoduksi.

Pencegahan:

  • Belum ada obat yang efektif untuk menanganinya, cegah sebisa mungkin dengan vaksinasi, terutama vaksin aktif.
    1. Penyakit gumboro

Penyakit ini adalah AIDS-nya ayam karena merusak sistem kekebalan tubuh ayam. Penyakit ini berasal dari virus birnaviridae. Ayam yang rentan terkena penyakit ini adalah anak ayam berumur 2—14 minggu.

Gejala:

  • Nafsu makan dan minum menjadi berkurang.
  • Ayam menjadi lesu, cepat mengantuk.
  • Bulu kusam.
  • Mengalami diare, berlendir, dan mengotori bulu di sekitar anus.
  • Sering mematuki dubur lantaran rasa gatal di daerah tersebut.

Pencegahan:

  • Satu-satunya cara mengatasi penyakit ini adalah mencegahnya terlebih dahulu, lantaran belum ada obat yang efektif.
  • Vaksinasi berfungsi dengan baik, terutama dengan vaksin bursavac dan gumboro vaccin nobilis.
    1. Cacing ayam

Penyakit cacingan yang umumnya menyerang ayam kampung adalah cacing gilig dan cacing pita. Cacing gilig biasa menyerang anak ayam. Adapun cacing gilig dan pita menyerang ayam dewasa. Berhati-hatilah ketika musim hujan karena pada bulan inilah penyakit cacingan biasanya merajalela.

Baca Juga:  Kenapa Sapi Brahman Harus Diperlakukan Khusus?

Gejala:

  • Ayam yang terkena cacingan pertumbuhannya akan melambat.
  • Mengalami gangguan pencernaan seperti diare.
  • Akibat diare tersebut, badan menjadi kurus, dan ayam pun lesu.
  • Produksi telur bagi ayam petelur menjadi menurun.
  • Tidak bisa mengonversi pakan dengan baik.

Pencegahan:

  • Untuk mengobatinya, Anda bisa memberikan preparat piperazine yang dicampurkan ke air minum ayam.
  • Untuk pencegahannya, bersihkan kandang ayam secara rutin, dan kelompokkan ayam sesuai dengan umurnya untuk memperlambat penularan.

Itulah tiga jenis penyakit yang pada umumnya diderita pada ternak ayam kampung. Sebenarnya, semua ini bisa dicegah jika Anda rajin dalam membersihkan kandang ayam, dan juga selalu rutin melakukan vaksinasi pada ayam.

loading...
loading...