Wow Keren! Sayuran Organik Ini Disulap Jadi Penyedap Rasa

Pertanianku – Bayam merupakan salah satu sayuran yang memiliki banyak kandungan gizi penting yang dibutuhkan oleh manusia. Seperti yang kita ketahui bahwa manusia sangat disarankan untuk sering mengonsumsi bayam. Terlebih lagi saat ini banyak orang sadar akan pentingnya mengonsumsi sayuran organik. Namun, tahukah Anda jika bayam organik dapat disulap menjadi penyedap rasa pada masakan?

Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas IV Kecamatan Denpasar Selatan, Ni Putu Eka Sasih mampu berinovasi membuat penyedap makanan dari tanaman organik sayur bayam sehingga dapat menyabet juara pertama dalam lomba tenaga kesehatan di bidang gizi tingkat Provinsi Bali.

“Hasil olahan inovasinya ini telah mampu dipergunakan sebagai pemberian makanan tambahan (PMT) pada kegiatan posyandu di salah satu banjar di Kecamatan Denpasar Selatan,” jelas Eka Sasih.

Eka Sasih mengatakan, tanaman organik terutama sayur bayam sangat mudah didapatkan dan dapat ditanam di halaman rumah. Tanaman bayam juga memiliki kandungan gizi sangat bagus bagi kesehatan, tetapi banyak anak yang tidak menyukai sayur bayam.

Oleh karena itu, Eka Sasih melakukan terobosan baru, mengolah sayur bayam menjadi berbentuk jelly yang tentunya sangat disukai anak-anak. Meskipun Puskesmas IV Denpasar Selatan mewilayahi 14 banjar, hasil olahan tanaman organik ini baru dipraktikkan di satu banjar, yakni Banjar Karang Suwung.

“Hasil olahan ini diberikan sebulan sekali saat kegiatan posyandu melakukan penimbangan, dan inovasi ini mendapat respons yang baik dari masyarakat Banjar Karang Suwung,” tambahnya.

Menurutnya, inovasi tersebut dibuat bukan sekadar mengikuti lomba, melainkan diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat di mana tanaman organik seperti bayam sangat mudah didapat serta dapat ditanam di halaman rumah dan mengandung gizi yang baik untuk kesehatan.

Ia juga tidak menampik keberhasilan ini bisa diperoleh karena mendapat dukungan dari kepala lingkungan, kader banjar serta motivasi dari Pemerintah Kota Denpasar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Armini mengatakan meski anggaran dan tenaga kesehatan yang minim tidak menjadi hambatan pemkot untuk meraih prestasi.

Selain meraih Juara I bidang ketahanan gizi, tenaga medis teladan yang diraih drg. Putu Judy SS dari Puskesmas III Denpasar Selatan dalam inovasi usaha kesehatan gizi sekolah dengan metode Irene donut.

Sri Armini juga mengatakan tenaga kesehatan dari Puskesmas III Denpasar Utara Windy Sukmawati juga berhasil membawa nama baik Pemerintah Kota Denpasar dalam inovasi kaporitisasi air bersih pada sumur gali dengan alat chlorime diffuser di Banjar Wangaya Kaja, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara.

“Karena prestasi yang diraih tenaga kesehatan Kota Denpasar mendapat apresiasi dari pemkot dan diharapkan selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

loading...
loading...