Yuk, Lihat Perbedaan Pertanian Pertanian Organik dan Pertanian Konvensional!

0

Pertanianku – Saat ini pertanian organik sedang gencar diterapkan. Pasalnya, pemerintah sendiri juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk-produk organik. Salah satu caranya adalah mengonsumsi sayuran organik. Saat ini beberapa petani lebih memilih menanam sayuran organik ketimbang cara konvensional.

Pada dasarnya kedua sistem pertanian ini menggunakan teknik sama. Namun, yang membedakan adalah penggunaan bahan untuk membantu proses pertumbuhan dan hasil tanaman. Dalam sistem organik, bahan-bahan yang digunakan relatif aman karena berbahan dasar dari alam. Adapun sistem konvensional lebih cenderung menggunakan bahan-bahan kimia untuk mempercepat proses panen tanaman.

Hal tersebut adalah perbedaan utama dari sistem pertanian organik dan konvensional. Secara lebih spesifik lagi, perbedaan dua sistem pertanian ini bisa dilihat dari dua aspek, yaitu kelanjutan ekosistem dan hasil. Adapun untuk kelanjutan ekosistem, perbedaan antara dua sistem pertanian ini tampak dalam:

  • Prioritas

Konvensional lebih mengutamakan kuantitas produksi tanaman, sedangkan organik lebih cenderung memerhatikan kestabilan ekosistem dan keseimbangan unsur-unsur dalam tanah.

  • Sifat

Dalam sistem organic, keharmonisan antara ekosistem dan tanaman alami selalu dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Sementara itu, konvensional cenderung bersifat egois karena hanya mengandalkan rekayasa teknologi serta cara-cara sintetis.

  • Dampak

Dengan sistem organik, polusi bisa ditekan seminimal mungkin karena penggunaan kompos lebih diutamakan agar mampu menjaga unsur-unsur karbon tanah. Berbeda dengan metode konvensional yang menggunakan pupuk kimia sehingga berperan aktif dalam pencemaran udara serta pemanasan global.

Adapun perbedaan dari aspek hasil yang akan diperoleh antara lain:

  • Kesehatan

Sistem konvensional cenderung mengandung zat-zat merugikan kesehatan, sedangkan cara organik lebih memberikan hasil yang menyehatkan dan juga ekonomis.

  • Keawetan

Berdasarkan data survei yang ada, hasil pertanian konvensional cenderung tidak dapat bertahan lama daripada hasil pertanian organic.

  • Ketahanan pangan

Sistem organik akan stabil menjaga ketahanan pangan nasional daripada metode pertanian secara konvensional yang tinggi di awal, tetapi semakin lama ketahanan pangan akan menurun.

loading...
loading...