Yuk Mengenal Sapi Laktasi


Pertanianku – Pemberian pakan pada sapi laktasi perlu disesuaikan dengan bobot badannya, jumlah produksi susu yang dihasilkan, dan kandungan lemak dari susu tersebut. Setelah melahirkan—khususnya yang berproduksi susu tinggi—sapi perah mengalami suatu dorongan alamiah yang kuat untuk memproduksi susu. Untuk mencapai produksi susu yang tinggi, seekor sapi harus diberi pakan yang baik, terutama protein. Untuk sementara, sapi tersebut akan melepaskan energi yang disimpan (sapi akan turun bobot badanya), tetapi biasanya tidak ada cadangan protein. Oleh karenanya, protein menjadi perhatian khusus.

yuk-mengenal-sapi-laktasi

Agar produksi susu tinggi, pemberian pakan disarankan sebagai berikut.

1) Hijauan yang diberikan harus berkualitas bagus sebanyak sapi tersebut dapat mengonsumsi, tetapi jangan yang mempunyai kandungan bahan kering (BK) rendah karena hijauan itu berair.

2) Konsentrat yang diberikan harus berkualitas sebanyak 8—10 kg/hari, tergantung dari bobot badannya (maksimum 2 kg/100 kg bobot badan).

3) Pemberian konsentrat harus bertahap, misalnya hari pertama 4 kg, hari kedua 5 kg, hari ketiga 6 kg, dan seterusnya sampai jumlah maksimum tercapai. Namun, pemberian konsentrat jangan sampai mengganggu pecernaan.

4) Perlu diingat bahwa kekurangan konsentrat yang sementara sifatnya dapat mengakibatkan penurunan produksi susu yang tajam. Sangat sulit mengembalikan produksi susu pada tingkat semula walaupun konsentrat tersedia lagi. Oleh sebab itu, penyediaan pakan secara terus-menerus sangat penting.

 

Sumber: Buku Budidaya 22 ternak potensial

Baca Juga:  Kenapa Sapi Brahman Harus Diperlakukan Khusus?
loading...
loading...