Budi Daya Kelinci Australia

Pertanianku – Bagi Anda pecinta kelinci pasti telah mengenal kelinci australia bukan? Salah satu ciri fisik kelinci australia adalah memiliki bobot badan yang cukup besar. Bahkan, bobot kelinci ini bisa mencapai 7 kg. Kelinci australia termasuk jenis kelinci pedaging. Dagingnya memiliki kadar lemak yang cukup rendah sehingga sangat sehat jika dikonsumsi.

Budi Daya Kelinci Australia

Bentuk tubuhnya yang besar menjadikan kelinci ini cocok untuk dibudidayakan sebagai kelinci pedaging di Indonesia. Namun, ada beberapa hal yang harus Anda siapkan jika ingin mengembangkan budi daya kelinci Australia. Hal pertama adalah memilih lokasi kandang. Usahakan lokasi kandang dekat dengan aliran sungai serta rerumputan. Jauhkan kandang dari hal-hal membahayakan kelinci nantinya. Kandang yang ideal adalah kandang yang terbebas dari pencemaran lingkungan. Selain itu, kandang harus memiliki suhu yang baik serta terbebas dari bahaya seperti kucing, tikus, dan hewan lainnya. Kandang kelinci jauh lebih baik apabila berdekatan dengan rumah Anda sehingga mudah dilakukan pengawasan. Berikut panduan budi daya kelinci australia.

Loading...
  • Ukuran kandang

Kandang bisa dibuat dengan sesuai keinginan Anda, tidak ada patokan besar kecilnya kandang. Namun, umumnya para peternak kelinci membuat kandang dengan panjang 90 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 60 cm.

Untuk membuat kandang sebaiknya diusahakan sebaik mungkin agar kelinci merasa nyaman di dalamnya. Perhatikan pula suhu di dalam kandang. Suhu yang baik berkisar 15—25 derajat Celcius. Buatlah kandang dengan semaksimal mungkin agar saat pergantian cuaca atau cuaca buruk terjadi kelici tetap dalam keadaan aman dan nyaman.

Cara memilih bibit kelinci yang baik

Bibit untuk budi daya kelinci Australia haruslah berasal dari indukan berkualitas. Pemilihan indukan yang berkualitas dapat menghasilkan anakan kelinci dalam jumlah banyak. Untuk memilih bibit berkualitas terdapat beberapa cara antara lain:

  • Pilihlah dari indukan yang dapat melahirkan banyak anak.
  • Lihat puting susunya karena bibit dari indukan berkualitas mempunyai 8 buah puting susu.
  • Pilihlah bibit yang mempunyai kondisi fisik normal, tidak memiliki cacat, bulu bersih, mata bersinar, dan lain-lain.
  • Usahakan saat memilih bibit lebih dominan ke betina. Semakin banyak betina yang dipelihara, semakin besar keuntungan yang bisa didapat.
Baca Juga:  Mentan Syahrul Optimis Provinsi Lampung Jadi Lumbung Ternak Nasional

Pemberian pakan

Pemberian pakan untuk kelinci australia sedikit berbeda dengan cara budi daya kelinci lokal. Anda harus memberikan pakan yang mempunyai kandungan nutrisi yang lebih baik. Hal ini karena pada dasarnya kelinci australia dibudidayakan untuk menghasilkan daging yang berkualitas. Untuk pakan kelinci ini sendiri bisa berupa sayuran dan rumput. Sediakan pakan tersebut dengan jumlah banyak atau tak terbatas agar kelinci yang diternak terjamin pakannya dan berkembang dengan baik.

Untuk pakan lain seperti jenis konsentrat bisa diberikan secara bertahap. Jika kelinci dalam masa pertumbuhan atau pembesaran, bisa diberikan konsentrat dengan ukuran 50 gram dalam sehari. Sementara itu, pada indukan kelinci yang sedang hamil bisa diberikan konsentrat dengan ukuran 70 gram dalam sehari. Adapun indukan yang sedang menyusui diberikan konsentrat lebih banyak lagi dengan ukuran 150—200 gram dalam sehari.

Proses kawin atau reproduksi

Berikutnya dalam beternak kelinci australia yang harus diketahui adalah kapan saat yang tepat (usia) kelinci mengalami masa kawin dan bisa berproduksi dalam jumlah yang banyak. Kelinci australia bisa dikawinkan jika sudah berumur 5—6 bulan. Pada usia tersebut kelinci bisa bereproduksi dengan baik. Waktu yang ideal saat proses pengawinan pada kelinci, yaitu sore atau pagi hari. Satu ekor indukan penjantan bisa dikawinkan dengan 10 indukan betina.

Jika indukan kelinci sudah melahirkan anak, bisa langsung dikawinkan kembali saat 7—10 hari setelah kelahiran anaknya. Begitu selanjutnya sehingga hasil yang didapatkan lumayan banyak. Namun, jika anak kelinci yang dihasilkan untuk tujuan ternak pengganti atau indukan pengganti, sebaiknya indukan tersebut kembali dikawinkan saat sudah selesai menyapih atau tidak menyusui. Masa sapih ini berkisar 40—45 hari setelah melahirkan.

Baca Juga:  Jenis Kucing Besar Supermahal dan Bisa Dipelihara di Indonesia

Makin banyak kelinci yang dihasilkan semakin banyak pula keuntungan yang didapat. Namun, selalu perhatikan pola makan kelinci dengan baik guna menjaga perkembangan kelinci dengan baik. Demikianlah panduan budi daya kelinci Australia. Tertarikkah Anda untuk menggelutinya?

Loading...
Loading...