Mengerikan! Ini Bahaya Kecoa Bagi Manusia


Pertanianku – Kecoa merupakan hewan yang sangat mengganggu keberlangsungan hidup manusia. Bahkan, bagi sebagian orang akan merasa jijik melihat hewan satu ini. Kecoa diidentikkan dengan hewan yang suka mengerubungi tempat-tempat yang jorok. Jika melihat kecoa di rumah, pastilah Anda akan dengan semangat menumpasnya, bukan?

Mengerikan! Ini Bahaya Kecoa Bagi Manusia

Kecoa dapat ditemukan di seluruh dunia. Saat ini, ada lebih dari 3.500 spesies kecoa yang berkeliaran di seluruh negara. Sebagai contoh, kecoa Jerman, Amerika, dan Asia berbeda.  Kecoa Amerika lebih besar dan berwarna hitam. Kecoa Jerman lebih kecil dan berwarna cokelat. Sementara itu, kecoa Asia berukuran sedang dan berwarna cokelat gelap menuju hitam.

Serangga ini makan berbagai makanan, termasuk sampah busuk. Oleh karena itu, mereka diyakini dapat menyebarkan penyakit pada manusia, termasuk salmonella dan gastroenteritis.

Kecoa dapat berkontribusi memperburuk kesehatan keluarga Anda. Serangga ini sendiri tidak menyebabkan penyakit, tetapi mereka adalah vektor alias pembawa jutaan bakteri dan agen infeksi yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, dari diare hingga keracunan makanan. Berikut beberapa bahaya kecoa untuk kesehatan manusia.

Kecoa dapat mengontaminasi makanan

Kecoa dapat hidup dengan memakan apa pun. Terlepas dari makanan yang kita makan, mereka juga memakan tanaman mati, hewan, materi feses, lem, sabun, kertas, kulit, dan helai rambut yang jatuh. Ketika merangkak di malam hari, mereka mencemari makanan terbuka dengan membuang kotoran di atasnya, meninggalkan rambut, kulit mati, dan juga kulit telur yang kosong di dalamnya.

Perkembangbiakan bakteri penyebab penyakit

Ketika kecoa makan, mereka memuntahkan air liur dan cairan pencernaan dari mulut mereka sendiri untuk menyuntik makanan Anda dengan kuman atau bakteri yang berada di usus mereka.

Baca Juga:  Lima Orangutan Dilepasliarkan oleh BOSF ke Kehje Sewen

Sebuah studi menemukan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa dapat berkembang biak secara ekstensif dalam usus kecoa. Hal ini dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih, masalah pencernaan, dan sepsis (keracunan darah).

Gigitan kecoa

Beberapa spesies kecoa ditemukan dapat menggigit manusia. Kasus ini memang jarang terjadi. Akan tetapi, jika rumah Anda sangat penuh dengan serangga ini, Anda harus berhati-hati karena mereka dapat menggigit kuku, jari kaki, dan bagian lunak dari kulit yang dapat menyebabkan luka.

Penyerangan bagian tubuh

Kecoa tidak hanya dapat bersarang di rumah, tetapi juga bagian tubuh Anda. Ada beberapa kasus bahwa kecoa memasuki telinga dan hidung ketika Anda tidur. Kecoa kecil dapat dengan mudah masuk ke lubang tubuh ketika Anda berada dalam tidur yang nyenyak.

Keracunan makanan

Dalam wabah epidemi dari keracunan makanan, ditemukan bahwa penurunan kasus tersebut baru terjadi setelah kecoa tersingkirkan. Serangga ini juga merupakan rumah bagi bakteri salmonella yang dapat menyebabkan tifus dan keracunan makanan.

Alergi

Kecoa bisa menyebabkan alergi. Sekresi air liur dan bagian tubuh mereka yang berisi ratusan alergen dapat memicu reaksi yang tidak diinginkan. Anda mungkin akan menderita ruam kulit, bersin, dan mata berair.

Asma
Kecoa bisa menjadi musuh terburuk dari pengidap asma. Insiden serangan asma dapat meningkat jika rumah Anda penuh dengan kecoa. Alergen kecoa dapat menyebabkan komplikasi parah, dan bahkan dapat mengancam jiwa. Dan, orang-orang yang tidak menderita asma dapat terkena asma akibat menghirup alergen kecoa.

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengusir kecoa di rumah.

  • Rutin membersihkan rumah.
  • Memberikan perhatian, khususnya pada dapur dan area persiapan makanan lainnya.
  • Membersihkan bawah kulkas, kompor, pemanggang roti, dan peralatan yang dapat dipindahkan lainnya.
  • Mengosongkan tempat sampah secara teratur.
  • Jangan menyimpan sisa makanan di dalam ruangan.
  • Membersihkan tumpahan makanan segera.
  • Memastikan tidak ada keran air yang menetes karena kecoa butuh air untuk hidup.
  • Menaruh makanan di dalam wadah tertutup.
  • Memperbaiki lubang, retakan, atau celah di dinding, papan, dan lemari.
  • Jangan menumpuk koran, majalah, kardus di mana saja.
  • Menggunakan insektisida sesuai petunjuk aturan.
Baca Juga:  Begini Cara Merawat Ikan Hias Air Laut yang Baik dan Benar
loading...
loading...