Sukses Berbisnis Budidaya Jamur Tiram dengan Omzet Rp30 Juta per Bulan


Pertanianku – Agus Sutrisno seorang jurnalis yang berasal dari Desa Bile Tepung, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat memutuskan beralih profesi menjadi pembudidaya jamur tiram.

sukses-berbisnis-budidaya-jamur-tiram-dengan-omzet-rp30-juta-per-bulan

Keinginan tersebut didorong karena Agus, biasa ia disapa, ingin memberdayakan masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan di sekitar tempat tinggalnya. Agus telah tiga tahun menjadi pembudidaya jamur tiram. Saat ini setiap bulannya Agus bisa mendapatkan keuntungan mencapai Rp30 juta per bulannya.

Ia tertarik membuka usaha budidaya jamur tiram karena ia percaya usaha yang dijalankan memiliki prospek yang baik ke depannya. Seperti yang kita ketahui, jamur tiram memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi jika dikembangkan. Oleh karena itulah, Agus dengan percaya diri melepas pekerjaannya sebagai wartawan. Namun, keputusannya untuk berhenti menjadi seorang wartawan membuahkan hasil yang luar biasa.

Pada awal mulai usahanya, Agus hanya memanfaatkan lahan kosong di area rumahnya untuk menjalankan usaha budidaya jamur tiram tersebut.

“Satu baglog jamur tiram yang umur satu bulan, dijual dengan harga Rp2.500 dan biasanya disuplai ke mitra yang tersebar di NTB dan mengambil jamur tiram segar dari mitra untuk disuplai ke pelanggan dan restoran di NTB,” ujar Ida Mawadah salah seorang karyawan Agus.

Akibat ketekunannya dan keuletannya tersebut, saat ini Agus diberikan kepercayaan untuk menyuplai jamur di sejumlah restoran ternama di NTB dan dibantu oleh 14 karyawannya.

Baca Juga:  Jangan Salah! Ada Makanan Sehat yang tidak Benar-benar Menyehatkan
loading...
loading...