Ingin Bebas Diabetes? Yuk, Konsumsi Ekstrak Kembang Telang!

Pertanianku – Diabetes merupakan salah satu penyakit yang sangat membahayakan. Banyak penderita diabetes lebih memilih pengobatan alami ketimbang berobat ke dokter. Salah satu bahan alami yang dipercaya dapat mengobati diabetes adalah ekstrak kembang telang.

Ekstrak kembang telang dapat menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar insulin pada tubuh manusia. Hal itu terungkap dari hasil riset tim peneliti dari Swiss German University (SGU) yang terdiri atas dosen dan mahasiswa yang dipimpin oleh Maruli Pandjaitan.

Tim peneliti dari SGU sudah melakukan penelitian untuk mengekstraksi daun kembang telang untuk membantu penyembuhan penderita penyakit diabetes selama kurang lebih sejak 4 tahun yang lalu. Dimulai sejak 2015, penelitian ini diaplikasikan pada pasien penderita diabetes yang dilakukan di Puskesmas Tanah Sareal.

Pada 2016 penelitian dilanjutkan di Puskesmas Merdeka dan Puskesmas Pulo Armin. Seluruh Puskesmas ini berada di daerah Kota Bogor karena penelitian ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor.

Percobaan dimulai dengan menggunakan tikus/mencit yang sengaja dibuat dalam keadaan diabetes dengan memberikan suntikan aloksan (bahan kimia yang dapat merusak pankreas). Dari percobaan ini terlihat fungsi pankreas tidak dapat menghasilkan insulin sehingga kadar gula darah pada tikus naik dan kadar insulinnya menurun. Setelah pemberian ekstrak daun kembang telang selama 8 pekan, ditemukan bahwa kadar gula darah pada tikus mulai kembali normal dan kadar insulinnya meningkat.

Tim peneliti SGU mulai mengaplikasikan ekstrak daun kembang telang pada manusia. Terakhir tim peneliti mengaplikasikan ekstrak daun kembang telang kepada 25 pasien penderita diabetes di Puskesmas Pulo Armin, Kota Bogor. Semua penelitian dilakukan langsung ke penderita penyakit diabetes dan menghasilkan kontrol bagus sehingga dapat menggantikan obat yang diberikan oleh dokter atau obat lainnya karena sesudah 3 pekan obat yang diberikan oleh dokter dihentikan penggunaannya dan diganti dengan ekstrak daun kembang telang selama 6 pekan.

Penelitian ini dilanjutkan dengan memantau pasien yang sudah tidak meminum ekstrak daun kembang telang lagi untuk mengetahui apakah masih dalam keadaan sehat atau tidak. Setelah 8 pekan, 4 dari 10 pasien diketahui masih tetap sehat dengan kadar gula darah dalam batas normal, yaitu antara 70—120 mg/dl.

Dari penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa ekstrak daun kembang telang ini dapat menyembuhkan penyakit diabetes secara total. Jika mengonsumsi lebih lama sekitar 20 pekan, pasien lainnya tentu akan dapat disembuhkan juga. Diharapkan dengan kesaksian dari para pasien yang sudah sembuh dapat memberikan infomasi dan harapan akan kesembuhan bagi pasien penderita diabetes lainnya.

Saat ini, terdapat sekitar 8,5 juta kasus diabetes di Indonesia dengan 172 ribu kasus yang menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penemuan tanaman herbal diharapkan dapat mengatasi masalah ini dalam waktu yang relatif lebih cepat dan biaya yang relatif lebih murah. Para peneliti di dunia telah melakukan penelitian pada ekstrak daun kembang telang sebagai salah satu cara mengobati penyakit diabetes mellitus.