Empat Fakta Bahaya Ayam Broiler Kesehatan


Pertanianku – Daging ayam merupakan salah satu makanan pokok bagi orang Indonesia. Bisa dikatakan dalam seminggu pasti masyarakat mengonsumsi daging ayam. Daging ayam yang biasanya dikonsumsi adalah ayam broiler dan ayam kampung.

Ayam kampung merupakan jenis ayam yang dikembangbiakkan dengan cara yang lebih organik sehingga menghasilkan daging yang lebih kesat. Sementara itu, ayam broiler dikembangbiakkan secara massal guna memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat. Itulah sebabnya banyak yang berpendapat bahwa ayam ini lebih berbahaya untuk kesehatan.

Sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky menyebutkan bahwa ayam ini berbahaya bagi kesehatan, berikut penjelasan selengkapnya.

  1. Diberi suntikan penggemuk

Guna memenuhi tuntutan pasar yang menginginkan daging ayam yang besar tetapi proses produksi tetap murah, ayam diberikan suntikan penggemuk untuk mempecepat pertumbuhan ayam. Suntikan ini berisi cairan kimia dan obat-obatan tertentu yang juga bisa membahayakan kesehatan manusia yang mengonsumsinya.

  1. Meningkatkan risiko terkena kolesterol

Daging ayam broiler lebih berlemak dibanding ayam kampong. Oleh karena itu, risiko manusia yang mengonsumsinya terkena kanker dan kolesterol juga akan lebih tinggi.

  1. Diberi suntikan antibiotik

Pada proses beternak ayam ini, sebagian besar ayam yang dipelihara diberi suntikan antibiotik untuk tetap sehat dan bertahan dari segala macam serangan virus penyakit. Hal ini kemudian membuat ayam mengalami resistensi antibiotik yang ketika Anda konsumsi, tentu bisa berbahaya kesehatan.

  1. Risiko keracunan lebih tinggi

Beberapa penelitian menyatakan bahwa sekitar 67% dari ayam broiler mengandung bakteri E. Colli yang bisa membuat keracunan. Apalagi, jika tempat untuk menyembelih ayam tidak higienis. Dengan begitu, daging ayam mentah ini bisa tercemar ratusan kuman dan bakteri.

Namun, jika Anda tidak ada pilihan lain, dan terpaksa mengonsumsi daging ayam broiler, pastikan bahwa Anda mengolahnya dengan cara yang benar, yaitu tidak memotongnya menggunakan alat dapur yang sama dengan memotong sayur atau bahan makanan lain agar makanan lain tidak tercemar bakteri dari ayam. Lalu, cuci dengan bersih dan masak hingga benar-benar matang.

Baca Juga:  Udang Windu Kembali Bangkit karena Phronima Suppa

Itulah sebabnya mengapa ayam kampung jauh lebih sehat dibanding ayam. Terlebih lagi ayam kampung dipelihara di lingkungan yang sehat. Sudah saatnya kini Anda mengurangi mengonsumsi ayam broiler ya?!

loading...
loading...