Subsidi Gabah Sudah Masuk dalam APBD 2017

0

Pertanianku – Kementerian Keuangan melalui Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menilai alokasi subsidi, termasuk subsidi gabah, sudah tertuang dalam dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

“Mestinya sudah ada dalam APBN 2017 ya. Namun lebih jelasnya tentu kami koordinasikan dengan Kementerian Pertanian dan Bulog yang menjalankannya,” ujar Askolani, sebagaimana melansir Republika (2/3).

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa alokasi subsidi sebetulnya sudah diteken dalam Undang-Undang APBN.

“Yang berhubungan dengan pemberian beras dari non cash jadi cash kita lakukan, identifikasi masyarakat miskin yang dapat subsidi,” katanya.

Selama ini gabah hasil panen petani dibeli dengan harga Rp3.700 per kg dengan syarat kadar air 25%. Namun, dengan adanya Permentan baru tersebut, range kadar air akan diperluas.

Bulog, sebagai operator pemerintah membutuhkan dana lebih untuk menyerap seluruh gabah petani di tengah anjloknya harga gabah. Anjloknya harga gabah diakibatkan panen yang bertepatan dengan tingginya curah hujan.

Meski telah mengalokasikan lebih dari Rp60 triliun untuk menyerap gabah dan beras petani, pengeringan gabah berkadar air tinggi tetap membutuhkan biaya yang harus diperhitungkan.

loading...
loading...