Ingin Mencangkok Pepaya? Begini Tipsnya!


Pertanianku – Pepaya merupakan salah satu tanaman yang mudah dikembangbiakkan, baik secara generatif maupun dengan penyemaian biji. Namun, ada juga beberapa orang yang mencoba melakukan perbanyakan dengan vegetatif atau dengan pencangkokan.

Cara mencangkok pohon pepaya tidak jauh beda dengan mencangkok pohon mangga, jambu, atau jeruk. Pada prinsipnya teknik dalam melakukan pencangkokan sama saja bagi semua tanaman. Yang perlu diingat dalam mencangkok adalah bahwa tanaman yang akan dicangkok adalah tanaman yang mempunyai cambium. Jika tanaman yang Anda cangkok tidak memiliki cambium, jelas tidak akan bisa dicangkok. Berikut yang bisa Anda lakukan dalam mencangkok pepaya dengan benar dan menghasilkan buah yang lebat:

Cari pohon pepaya yang memiliki buah lebat dan manis serta sehat dan tidak terserang penyakit. Hal ini bertujuan agar nantinya buah yang dihasilkan lebat, manis, dan sehat (sesuai dengan induknya). Selanjutnya, pangkas batang pohon tersebut, tujuannya supaya tumbuh tunas baru.

Setelah tunas-tunas tumbuh agak besar, iris tunas memanjang ke atas. Irisan dilakukan jangan sampai putus (lakukan irisan kira-kira setengah). Irisan tunas tersebut lantas diganjal dengan menggunakan dahan kayu dengan tujuan agar irisan tadi nantinya tidak menyatu kembali.

Tutup irisan tadi dengan tanah dan bungkus tanah tersebut dengan menggunakan plastik atau sabut kelapa. Biarkan 3—4 bulan dan lakukan penyiraman 3 kali seminggu.

Setelah 3—4 bulan atau akar cangkokan telah tumbuh, potong bagian bawah cangkokan dengan gergaji untuk menghindari goyangan yang berlebihan pada cangkokan yang dapat membuat kegagalan. Tanaman pun sudah siap dipindahkan media tanam.

Bagaimana cukup mudah bukan melakukannya? Selamat bercocok tanam?!

Baca Juga:  Cara Praktis Mengetahui Buah Matang