3 Cara Penyemaian Paling Mudah

Pertanianku — Sebelum penanaman, salah satu tahapan yang harus dilalui adalah penyemaian benih. Penyemaian benih dimaksudkan agar tanaman dapat menumbuhkan organ intinya seperti daun dan akar sebelum dipindah ke media tanam sesungguhnya. Pilih benih kualitas unggul agar mendapatkan tanaman yang juga berkualitas unggul.

Cara menyemai benih sangat mudah. Anda hanya harus menanam benih dalam wadah penyemaian yang telah diisi media tanam. Media tanam ini pun sangat beragam. Biasanya, media tanam yang digunakan adalah campuran tanah dan pupuk organik seperti pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Penebaran benih juga sebaiknya dilakukan lebih banyak daripada kebutuhan aslinya, misal 25 persen. Hal ini sangat penting mengingat daya perkecambahan benih tidak mencapai 100 persen. Berikut cara penyemaian benih yang mudah.


Loading...

Tray

Penyemaian benih
Foto: pixabay

Melakukan penyemaian dengan tray sangat mudah. Pertama, masukkan media ke tray. Pastikan semua kotak pada tray sudah penuh oleh media. Tekan-tekan dan ratakan dengan jari tangan. Buat lubang tanam dengan jari atau kayu kecil sedalam 1—1,5 cm.

Masukkan benih satu per satu ke lubang tanam. Tutup hingga permukaan tray rata dengan media tanam. Lakukan penyiraman secara merata dengan hand sprayer dan letakkan tray di tempat teduh yang memiliki naungan.

Nampan

Penyemaian benih
Foto: pixabay

Baki atau nampan juga dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk penyemaian. Jadi, Anda tidak perlu membeli tray sebagai wadah untuk penyemaian.

Untuk menggunakan nampan sebagai tempat penyemaian cukup mudah. Pertama, letakkan media tanam pada nampan. Kedua, buatlah alur menanam dengan kayu pada media tanam. Kedalamannya dapat mencapai 2—3 cm dan jarak antara alur 1—3 cm.

Ketiga, taburkan benih sayuran secara hati-hati pada alur yang telah dibuat. Keempat, tutup benih yang telah ditabur dengan media tanam hingga rata. Kelima, simpan wadah ini pada tempat yang teduh dan agak lembap.

Baca Juga:  Tren Budidaya Hortikultura Ramah Lingkungan

Styrofoam

Kelebihan penggunaan styrofoam adalah bisa dilakukan tanpa media tanam. Buat alur styrofoam dengan mengerat permukaannya menggunakan pisau. Susun dalam tray atau nampan plastik. Tanamkan benih yang akan disemai ke dalam kerat tersebut.

Penyemaian dilakukan dengan penyemprotan menggunakan air secukupnya. Simpan nampan atau tray pada rak, gunakan penutup plastik transparan untuk menjaga kelembapan. Semprot kembali jika kering. Tunggu hingga benih mulai berkecambah.

Loading...
Loading...