4 Jenis Kambing Unggul

Pertanianku — Peternak yang belum mendapatkan penyuluhan, umumnya hanya menggunakan kambing kacang sebagai kambing ternaknya. Hal tersebut dikarenakan harga kambing kacang yang ekonomis dan mudah ditemui. Padahal, jika dipelihara dengan baik pun, jenis kambing ini tidak bisa berproduksi dengan baik. Sementara, ada banyak jenis kambing unggul yang bisa digunakan oleh para peternak dan sangat berpotensi dikembangkan menjadi bidang usaha.

jenis kambing
foto: pertanianku

Pemilihan induk yang unggul sangat penting agar tujuan pemeliharaan, pemasaran, dan keuntungan yang didapat sesuai dengan modal yang sudah dikeluarkan. Berikut ini jenis kambing unggul yang bisa Anda gunakan.

Kambing etawa

Loading...

Kambing etawa memiliki harga jual yang relatif lebih mahal. Ciri utama dari kambing etawa adalah berbadan besar. Tinggi pejantan sekitar 90—127 cm dan betina hanya 92 cm. Bobot pejantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betina hanya 63 kg. Telinga kambing etawa panjang dan terkulai ke bawah. Pada bagian dahi dan hidungnya cembung. Jantan dan betinanya memiliki tanduk pendek.

Kambing etawa dapat menghasilkan susu hingga 3 liter per hari. Keturunan kambing etawa yang dikawinsilangkan dengan kambing lokal dikenal dengan peranakan etawa atau PE. Kambing PE lebih disukai menjadi gawan atau seserahan dalam pernikahan, kurban, dan akikah.

Kambing jawarandu

Kambing jawarandu merupakan hasil persilangan antara kambing etawa dan kambing kacang. Kambing ini memiliki ciri-ciri separuh mirip dengan kambing etawa dan separuhnya lagi mirip kambing kacang. Kambing ini bisa menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari.

Saat ini kambing jawarandu menjadi pilihan para peternak karena bentuk tubuhnya yang besar, harganya terjangkau, dan menguntungkan jika digunakan sebagai pembibitan. Kambing jawarandu juga sering digunakan sebagai gawan, kurban, dan akikah.

Baca Juga:  Langkah Mudah Mengobati Itik yang Cacingan

Kambing saanen

Kambing saanen merupakan jenis kambing penghasil susu. Kambing ini berasal dari Saanen, Swis. Kambing ini tidak memiliki tanduk, baik pada jantan maupun betinanya. Warna bulunya putih atau krem cokelat. Pada bagian hidung dan telinga berwarna belang hitam. Bagian dahinya lebar, sedangkan bagian telinganya berukuran sedang dan tegak.

Kambing marica

Kambing marica merupakan variasi lokal dari kambing kacang. Kambing ini terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan dan merupakan salah satu genotip kambing asli Indonesia yang menurut FAO sudah masuk kategori langka dan hampir punah. Daerah populasi kambing ini dijumpai di sekitar Kabupaten Maros, Jeneponto, Soppeng, dan Makassar.

Loading...
Loading...