5 Jenis Air Terbaik Untuk Hidroponik


Pertanianku — Pemilihan jenis air yang digunakan untuk hidroponik sangat penting. Pasalnya, jenis budidaya tanaman ini menggunakan media air sebagai tempat tumbuhnya tanaman. Lalu, jenis air seperti apa yang paling baik untuk hidroponik?

jenis air
Foto: Dok. Pertananku
  1. Air Hujan

Cara mengolah air hujan sebagai air yang cocok untuk hidroponik sangat mudah. Ada beberapa metode yang bisa Anda gunakan, yaitu metode elektrolisa, biopori, dan kelola air hujan secara komunal. Metode elektrolisa pada pengolahan air adalah metode membuat air yang tersedia unsur mineral dengan menggunakan listrik.

Biopori dikenal dengan teknik membuat tanah menjadi subur dengan diisinya bahan organik pada lubang tersebut. Faktanya, lubang biopori bisa dimanfaatkan untuk menampung air hujan. Air hujan yang turun ke lubang biopori menyebabkan air diserap oleh tanah. Kemudian air tanah tersebut bisa digunakan untuk hidroponik.

Kelola air hujan secara komunal adalah kegiatan menampung air hujan di tempat terbuka lalu pada bagian penampungnya terdapat pipa yang bisa dialirkan. Pipa tersebut bisa Anda sambungkan ke tempat Anda melakukan hidroponik.

  1. Air nutrisi

Hampir semua buku tentang hidroponik menjelaskan air yang cocok untuk hidroponik adalah jenis air nutrisi. Air nutrisi adalah air yang diberikan tambahan unsur hara tertentu yang dibutuhkan tanaman.

  1. Air ledeng atau PAM

Air ledeng bisa digunakan untuk hidroponik, hanya saja perlu perlakuan khusus. Hal ini karena faktor kandungan kaporit dalam air ledeng. Cara Anda supaya bisa menggunakan air ledeng/pam sebagai air untuk tanaman hidroponik adalah dengan melakukan penguapan.

  1. Air tawar

Biasanya air tawar dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Ternyata, kalau Anda memanfaatkannya untuk kegiatan hidroponik juga bisa. Apabila ingin mendapatkan air tawar walaupun wilayah Anda tidak dekat dengan danau dan air tawar sebenarnya bisa. Anda tinggal menghilangkan kandungan larutan garam dan mineral pada air tersebut.

  1. Air sungai
Baca Juga:  Efek Racun Rumput Bagi Tanaman dan Manusia

Budidaya hidroponik bisa memanfaatkan air sungai sebagai air untuk tanamannya. Penggunaan air sungai sebagai air untuk tanaman hidroponik sama seperti jenis air lain yang memerlukan perlakuan karena kandungan unsur-unsur yang ada di dalamnya.

Air sungai sangat dekat sekali dengan air pembuangan dari rumah tangga dan lainnya sehingga hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghilangkan kuman dengan proses desinfeksi. Kemudian diendapkan supaya reaksi dari desinfeksi berhasil. Selanjutnya, air sungai tersebut disaring hingga tidak ada partikel-partikel tertentu. Ulangi proses ini hingga air jernih dan mencapai pH yang sesuai.