5 Jenis Tanaman yang Bisa Dijadikan Minyak untuk Memasak

Pertanianku — Indonesia dikenal sebagai negara yang subur karena ada berbagai jenis tanaman tumbuh di negara tropis ini. Selain berguna sebagai penyaring udara, ada beberapa jenis tanaman yang bisa dijadikan minyak untuk memasak.

jenis tanaman yang bisa dijadikan minyak
Foto: Pixabay

Minyak memang terbagi menjadi dua jenis, yaitu minyak nabati dan hewani. Paling populer dan dikenal di masyarakat tentunya adalah minyak kelapa sawit. Nah, berikut ini ada 5 jenis tanaman yang bisa diolah menjadi minyak untuk memasak selain sawit.

  1. Minyak bunga matahari

Selain bijinya yang dapat dikonsumsi sebagai kuaci, ternyata dapat diolah juga menjadi minyak. Adapun proses pembuatannya, yaitu biji tersebut diekstraksi terlebih dahulu, kemudian dilakukan evaporasi, distilasi, dan pemurnian.

Loading...

Menurut organicfacts.net, minyak bunga matahari dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Dalam penggunaannya, selain dioles, minyak bunga matahari pun dapat digunakan untuk memasak, seperti menumis ataupun menggoreng secara deep fried.

  1. Minyak safflower

Safflower atau yang lebih dikenal dengan nama Kasumba Turate, merupakan bunga yang berasal dari kawasan Timur Tengah. Safflower juga mulai banyak diolah menjadi minyak. Minyak safflower sendiri dapat dijadikan minyak makan setelah dilakukan refinasi atau pemurnian. Berdasarkan medicalnewstoday.com, minyak safflower dapat mengurangi tekanan darah. Minyak ini cocok untuk memasak secara deep frying, pan frying, ataupun baking.

  1. Minyak kedelai

Kini, kedelai pun dapat diolah menjadi minyak. Dalam pembuatannya, kedelai harus melalui proses yang panjang, mulai dari ekstraksi hingga pemurnian. Dilansir dari organicfacts.net, minyak kedelai dapat memperbaiki daya penglihatan. Minyak kedelai ini kaya akan omega 3. Namun, bagi penderita alergi terhadap kacang-kacangan, tetap berhati-hati terhadap minyak kedelai ini, ya!

  1. Minyak alpukat

Selain dimakan langsung, alpukat pun dapat diolah menjadi minyak. Meskipun masih sangat jarang beredar di pasaran. Harganya pun masih tergolong agak mahal dibanding minyak lainnya. Minyak alpukat dapat digunakan untuk menumis sayuran. Menurut healthline.com, minyak alpukat dapat meningkatkan HDL, yang notabenenya adalah “kolesterol baik”.

  1. Minyak jagung
Baca Juga:  Manfaat dan Olahan Umbi Garut

Jagung dapat diolah juga menjadi minyak untuk menggoreng. Seperti proses pembuatan minyak lainnya, minyak jagung pun mengalami proses ekstraksi. Minyak jagung kaya akan vitamin E. Menurut organicfacts.net, mengonsumsi minyak jagung dapat menurunkan tekanan darah.

Loading...
Loading...