6 Fakta Menarik Belut

Pertanianku— Belut termasuk jenis ikan air tawar dari famili Synbranchidae dan ordo Synbranchiiformes, yakni jenis ikan yang tidak bersirip atau anggota tubuh lain untuk bergerak. Orang Indonesia sudah akrab dengan belut karena hewan ini bisa diolah untuk dikonsumsi. Tahukah Anda bahwa hewan bertubuh licin ini menyimpan banyak fakta menarik. Berikut ini fakta belut yang sangat menarik untuk dibahas.

fakta belut
foto: Pertanianku

Sirip belut

Sebetulnya belut memiliki sirip yang digunakan untuk berjalan. Sirip-sirip tersebut adalah sirip punggung, dubur, dan sirip ekor. Sirip tersebut hanya terlihat membentuk lipatan-lipatan kecil seperti kulit sehingga sulit untuk terlihat secara kasat mata.

Belut tidak suka terpapar cahaya matahari

Belut mampu hidup di daerah dengan kandungan oksigen yang rendah seperti daerah berlumpur. Umumnya, habitat alami belut adalah air tawar, lumpur, atau aliran air yang kurang deras. Jika tidak ada lingkungan demikian, belut masih mampu hidup dalam becekan dan gelap. Hal ini disebabkan oleh sifatnya yang kurang suka terpapar cahaya matahari.

Bersifat hemaprodit

Belut tergolong kelompok hermaprodit protogini yang mengalami pergantian kelamin dari betina ke jantan. Belut muda akan memiliki kelamin betina, kemudian pada umur 6 bulan akan berubah menjadi jantan. Belut yang masih muda pasti berkelamin betina, biasanya belut tersebut berukuran antara 10—29 cm, berkulit hijau muda di bagian punggung dan berwarna putih kekuningan pada bagian perut.

Sementara itu, belut yang sudah tua pasti berkelamin jantan. Ukurannya lebih dari 30 cm, kulitnya berwarna abu-abu gelap, berkepala tumpul, dan berumur lebih dari sembilan bulan.

Masa kosong kelamin

Belut dapat mengalami masa kosong kelamin saat pergantian kelamin dari betina ke jantan. Pada saat tersebut belut menjadi lebih sering bersifat kanibal dengan membunuh dan memakan belut yang lain.

Baca Juga:  Alat Vanamerator Sukses Genjot Produksi Udang di Sulawesi Selatan

Belut ikan karnivora

Belut termasuk ikan karnivora dengan memakan berbagai jenis binatang kecil yang hidup atau jatuh ke air. Pakan alami belut adalah serangga, siput, cacing, anak katak, dan anak ikan. Belut juga sering memangsa benih ikan karper, tawes, atau nila. Itu sebabnya belut sering dianggap hama bagi pembudidaya ikan.

Gemar membuat lubang perangkap

Fakta belut terakhir yang menarik adalah lubang perangkap. Belut menjebak mangsanya dengan membuat lubang perangkap. Lubang tersebut dibuat dengan menggali lumpur di tepi perairan ataupun di tengah sawah. Lubang tersebut berdiameter 5 cm dan memanjang seperti terowongan. Bentuk terowongan pada mulanya tegak ke bawah, setelah itu membengkok dan mendatar.