7 Aspek Ini Wajib Diperhatikan dalam Usaha Ternak Kambing


PertaniankuTernak kambing sudah tidak asing bagi sebagian besar petani di Indonesia. Sampai saat ini, ternak kambing masih sering diidentikkan sebagai tabungan penyelamat petani dalam mengatasi kebutuhan yang sifatnya mendesak.

Ternak Kambing
Pixabay

Selain itu, ternak kambing juga memiliki andil dalam memajukan perekonomian masyarakat Indonesia. Hasil produksi dari ternak kambing memiliki nilai yang tidak jauh berbeda dari ternak lainnya, khususnya ternak ruminansia seperti sapi, kerbau, dan domba.

Ketertarikan peternak untuk terjun dalam suatu usaha didorong prospek bisnis yang cerah dari usaha tersebut. Demikian pula agribisnis peternakan kambing yang akan semakin dilirik oleh pengusaha jika peluangnya cukup menggairahkan.

Seiring berkembangnya peluang usaha ternak kambing, muncul pertanyaan bagaimana cara yang paling efektif untuk membuat usaha peternakan kambing dapat berjalan lancar.

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan untuk memulai suatu usaha peternakan kambing. Tujuannya agar tidak menimbulkan permasalahan yang dapat menghambat perkembangan usaha. Beberapa aspek yang dimaksud sebagai berikut.

  1. Aspek hukum

Aspek ini menyangkut legalitas/izin usaha yang akan dibangun, terutama bagi usaha peternakan skala besar. Hal ini berarti bahwa usaha tersebut harus sesuai dengan peraturan yang berlaku di wilayah tersebut.

  1. Aspek sosial ekonomi

Aspek ini akan menentukan tentang besar atau kecilnya sumbangan suatu usaha tersebut terhadap nilai ekonomi dan dampak keberadaan usaha tersebut terhadap kehidupan sosial masyarakat.

  1. Aspek pemasaran

Aspek ini berkaitan dengan strategi pemasaran, yakni upaya yang dilakukan dalam memengaruhi penerimaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

  1. Aspek teknis

Aspek teknis merupakan suatu aspek yang berkenaan dengan teknis pengoperasian usaha. Beberapa variabel yang perlu mendapat perhatian dalam aspek teknis antara lain ketersediaan bahan mentah (ternak dan pakan), pasar yang dituju, listrik dan telepon, sumber air, tenaga kerja, serta fasilitas lain yang terkait dengan jenis usaha yang akan dibangun.

  1. Aspek manajemen
Baca Juga:  Hati-hati, Jeroan Bisa Tingkatkan Kadar Kolesterol, Ini Buktinya!

Di dalam aspek manajemen terdapat empat fungsi, yaitu fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Keempat fungsi manajemen tersebut saling berkaitan sehingga membutuhkan tindakan-tindakan yang simultan dan berhubungan dalam melaksanakannya.

  1. Aspek finansial

Aspek ini merupakan inti dari keseluruhan aspek pada analisis usaha. Tujuannya, mengetahui potensi keuntungan dari usaha yang direncanakan. Aspek finansial berkaitan dengan penentuan kebutuhan dana dan pengalokasiannya serta mencari sumber dana secara efisien sehingga dapat memberikan keuntungan yang optimal.

  1. Aspek dampak lingkungan

Aspek ini terkadang sangat menentukan kelangsungan usaha. Pencemaran yang timbul dari usaha peternakan kambing dapat mengganggu lingkungan sekitar usaha. Hal ini dapat menjadi penolakan terhadap keberadaan usaha peternakan tersebut.

loading...
loading...