Agar Rasa Buah Melon Lebih Manis


Pertanianku – Tuntutan konsumen yang menginginkan rasa buah yang manis merupakan faktor yang harus diperhatikan agar nilai jual buah melon yang dihasilkan meningkat. Rasa manis pada melon merupakan kombinasi dari berbagai faktor yang berkaitan dengan pengisian karbohidrat pada buah secara optimum serta konversi karbohidrat menjadi gula yang sempurna sehingga konsentrasi gula dalam cairan sel meningkat.

Standar Mutu Buah Melon

  1. Penetapan posisi buah yang akan dibesarkan.

Bunga melon yang dibesarkan dan dapat dipanen berasal dari bunga sempurna (hermaphrodite) yang mulai dari ruas kelima. Pembesaran buah pada ruas awal memungkinkan pengisian karbohidrat maksimum sehingga rasanya akan sangat manis. Namun, ukuran buahnya relative kecil karena kapasitas pembentukan ukuran buah belum optimum. Pemilihan calon buah dari ruas di atas 13 memungkinkan pembentukan sel maksimum, tetapi pengisian terganggu karena tanaman cepat mati. Oleh karena itu, ukuran buahnya besar, tetapi rasanya kurang manis.

  1. Pemberian pupuk yang tepat.

Pengisian sel-sel daging buah dengan karbohidrat dan perubannya menjadi gula selama perkembangan buah dan pematangan buah perlu didukung oleh hara yang cukup dan seimbang pada saat yang tepat. Hara yang perlu diperhatikan adalah kalium (K), nitrogen (N), dan kalsium (Ca). Kebutuhan kalsium terbesar selama pembungaan dan perkembangan buah sebanyak 70% dari kebutuhan total. Sementara itu, nitrogen dan kalsium pada periode tersebut dibutuhkan sebanyak 50% dari kebutuhan totalnya. Untuk mendapatkan efek yang baik maka perlu dilakukan aplikasi pupuk daun dengan kandungan K dan N berimbang seperti KNO3 (konsentrasi 2 g/l) ditambah pupuk Ca (konsentrasi 2 g/l) serta pupuk mikro yang mengandung B (Boron), Zn (Zinc), dan Cu (tembaga). Aplikasi dilakukan pada saat awal pembentukan bunga, diulang dua kali pada setiap minggu.

  1. Pemangkasan pucuk
Baca Juga:  Apa sih Keistimewaan Labu Kuning?

Pembentukan tunas-tunas baru perlu dikurangi sejak terbentuknya buah yang akan dibesarkan untuk mengurangi penggunaan hasil fotosintesis bagi pertumbuhan vegetatif. Pemangkasan harus dilakukan pada tunas-tunas air yang muncul dari ketiak daun agar tidak banyak terbentuk cabang negatif. Pemangkasan ini harus dilakukan secara teratur setelah ukuran buah sebesar bola pingpong. Selanjutnya, setelah buah sebesar bola tenis maka pucuk utama kadangkadang masih tumbuh sehingga dianjurkan untuk memotong pucuk bila jumlah daun sempurna lebih dari 25 helai.

 

Sumber: Buku Berkebun Melon Unggul

loading...
loading...