Agribisnis Ayam Kampung Raih Posisi Ketiga sebagai Buku Agribisnis Terbaik 2021

Pertanianku — Buku Agribisnis Ayam Kampung Pedaging dan Petelur berhasil menyabet posisi ketiga sebagai buku agribisnis terbaik pada Pekan Penghargaan Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI.

agribisnis ayam kampung
foto: Pertanianku

Acara ini berlangsung secara virtual pada 10 dan 13 September 2021. Pekan Penghargaan Tahun 2021 memberikan penghargaan kepada 36 judul buku dengan enam subjek, yakni agribisnis, COVID-19, investasi, media sosial, pantun Indonesia, dan pembelajaran jarak jauh.

“Kegiatan ini sejatinya bertujuan untuk memberikan dorongan dan motivasi kepada para wajib serah, baik karya cetak maupun karya rekam untuk aktif dan tertib dalam memenuhi kewajibannya sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2018, bahkan diharapkan dapat turut serta mensosialisasikannya kepada masyarakat,” tutur Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Ofy Sofiana, seperti dikutip dari laman YouTube resmi Perpustakaan Nasional RI.

Penilaian buku terbaik dilakukan selama tiga bulan sejak Juni hingga Agustus 2021. Penilaian dan evaluasi buku agribisnis dilakukan oleh enam juri yang merupakan pakar yang berkompeten di bidangnya. Mereka adalah Teuku Syamsul Bahri, S.H., M.Si. (Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia), Dr. Bayu Krisnamurthi, M.Si. (Dosen Departemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor), Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, M.S. (Profesor Riset FKPR Kementerian Pertanian), Rio Erlangga (Direktur PT Cipta Agri Pratama), dan Setyo Untoro, S.S., M. Hum. (Penyuluh Bahasa Pengembangan dan Pembinaan Bahasa).

Bayu Prasetya Wibowo, penulis buku Agribisnis Ayam Kampung Pedaging dan Petelur berharap buku ini dapat menjadi panduan bagi mereka yang ingin berkecimpung di dunia peternakan ayam kampung, terutama untuk pemula. Pasalnya, beternak ayam kampung skala bisnis memerlukan proses yang cukup panjang sehingga harus dilakukan dengan perencanaan yang matang, mulai dari besaran modal yang dibutuhkan hingga analisis usahanya.

Baca Juga:  Membangkitkan Kembali Produksi Bawang Putih Dalam Negeri

“Dengan adanya buku ini, harapannya, para peternak bisa menambah pengetahuan. Dan, mereka bisa mengetahui mana yang benar mana yang salah, mana yang bisa merugikan, mana yang bisa mengefisiensikan biaya,” ungkap Bayu.

Bayu mengatakan buku bertema agribisnis ayam kampung ini memang sengaja dibuat seperti ensiklopedia yang memuat foto-foto menarik beserta infografis. Tujuannya, agar mudah dipahami oleh pembaca. Buku Agribisnis Ayam Kampung Pedaging dan Petelur memuat rangkaian beternak ayam kampung mulai dari awal, yakni perencanaan modal, proses beternak, hingga analisis usaha peternakan ayam kampung.

Anda bisa mendapatkan buku ini sebagai referensi usaha dengan mengunjungi Shopee Penebar Swadaya atau menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.