Agroekologi dan Perbanyakan Tanaman Sukun


Pertanianku – Tanaman sukun baik dikembangkan di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 m dpl yang bertipe iklim basah. Curah hujan antara 2.000—3.000 mm/ tahun. Tanah aluvial yang mengandung banyak bahan organik disenangi oleh tanaman sukun. Derajat keasaman tanah sekitar 6—7. Tanaman sukun relatif toleran terhadap pH rendah, relatif tahan kekeringan, dan tahan naungan. Di tempat yang mengandung batu karang dan kadar garam agak tinggi serta sering tergenang air, tanaman sukun masih mampu tumbuh dan berbuah.

Agroekologi dan Perbanyakan Tanaman Sukun

Biasanya tanaman sukun diperbanyak dengan setek akar atau cangkok. Walaupun tanaman dapat diperbanyak dengan okulasi atau sambung pucuk pada batang bawah semai keluwih, tetapi cara ini tidak dianjurkan karena persentase keberhasilannya rendah dan relatif lama. Akar samping pohon sukun ditarik ke atas lalu dipotong sepanjang 20—30 cm, kemudian disemaikan untuk bibit. Pada akar yang tampak di permukaan tanah sering tumbuh tunas. Tunas ini dapat dipotong beserta akar induknya untuk dijadikan bibit.

Sumber:  Buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah

Baca Juga:  Mengenal Lima Buah dari Keluarga Nangka yang Jarang Diketahui
loading...
loading...