Air Tebu Bisa Turunkan Berat Badan, Benarkah?


Pertanianku Air tebu memiliki banyak penggemar karena rasanya manis dan bisa dengan mudah ditemukan di sekitar lingkungan pemukiman, terutama saat musim kemarau. Selain berguna untuk melepas dahaga, air tebu juga dipercaya dapat menurunkan berat badan. Itu karena besaran kalori pada 100 gram air tebu hanya 270 kalori.

Air tebu
Foto: Shutterstock

Seperti dikutip dari Boldsky, air tebu tidak memiliki lemak dan pemanisnya pun alami. Jadi, tak perlu khawatir kalori yang masuk akan berlebih dan membuat berat badan Anda meningkat. Tak hanya itu, tebu yang dikonsumsi dengan cara meminum airnya masih memiliki serat yang tinggi. Bahkan, konon bisa memenuhi 52 persen dari asupan serat harian Anda.

Serat membantu seseorang dalam menjalankan program penurunan berat badan. Oleh karena itu, dengan serat yang cukup, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan mencegah makan secara berlebih.

Air tebu sama seperti yogurt yang bisa meningkatkan kesehatan usus. Sistem pencernaan dan usus sehat yang berkaitan dengan penurunan berat badan, menurut sistem pengobatan tradisional Ayurveda. Selain itu, air tebu juga kaya energi sehingga membuat Anda lebih bertenaga ketika beraktivitas.

Air tebu yang masuk ke tubuh dapat meningkatkan pergerakan usus, meringankan sembelit, mengobati keasaman sehingga menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Kemudian, salah satu hal yang menghambat proses seseorang menurunkan berat badan adalah masalah peradangan.

Peradangan akan menghambat seseorang untuk mencapai penurunan berat badan yang optimal meskipun mengikuti diet ketat dan berolahraga secara teratur. Jadi, Anda harus mulai minum air tebu guna membantu mencegah peradangan karena sifat anti-inflamasi yang dimilikinya.

Meskipun jus tebu mengandung gula, tubuh membutuhkan glukosa untuk berjalan dengan baik. Ini memberikan dorongan energi instan ke tubuh, terutama saat berolahraga. Minum air tebu daripada minuman olahraga tidak hanya akan meningkatkan energi, tetapi juga akan membangun daya tahan dan stamina Anda.

Baca Juga:  Peneliti: Garam Tak Seburuk yang Diklaim Semua Orang
loading...
loading...