Akibat Minimnya Petani, Serapan Beras Bulog Menurun


Pertanianku – Badan Urusan Logistik (Bulog) tahun ini menargetkan penyerapan gabah dari petani untuk menghasilkan 4 juta ton beras setiap tahunnya. Dalam pengelolannya bulog terlihat tidak maksimal. Maka penargetan ini akan sulit untuk dicapai. Padahal saat ini Indonesia membutuhkan cadangan beras hingga 3,5 juta ton.

Akibat Minimnya Petani, Serapan Beras Bulog Menurun

Sebagaimana dikutip Liputan6 (25/4), “Cadangan bulog mestinya 3,5 juta ton. Tapi penyerapan Bulog saja 2 juta ton enggak sampai tahun lalu,” ujar Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati.

Selain karena pengelolaan bulog yang kurang maksimal, menjadikan bulog sulit untuk meningkatkan jumlah serapan beras. Hal ini karena berkurangnya jumlah lahan dan petani di Indonesia. Akibatnya, pada saat musim panen, jumlah gabah yang dihasilkan pun cenderung mengalami penurunan.

“Lalu ada juga pergeseran ketenagakerjaan di struktur pertanian, yang masih bertahan adalah petani yang kuno. Enggak ada tenaga kerja petani dari anak muda. Jadi sudah banyak defisit,” ungkap Enny.

Tak hanya itu, keadaan ini juga semakin dipersulit dengan adanya persaingan bulog dengan para pengepul. Oleh karena itu, jumlah gabah yang dihasilkan bulog semakin sedikit akibat kalah bersaing dengan para pengepul di berbagai daerah.

Baca Juga:  Luar Biasa! Ekspor Kopi Indonesia ke Korsel Meningkat Hingga 53 Persen
loading...
loading...