Alasan Kenapa Bunga Edelweis Dilarang Dipetik


Pertanianku Bunga edelweis atau yang biasa dikenal dengan nama bunga senduro (Anaphalis javanica) adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana yang hidup di pegunungan tinggi nusantara.

Bunga edelweis
Foto: Pixabay

Edelweis merupakan bunga yang indah. Namun di balik keindahannya itu, bunga edelweis juga dilarang untuk dipetik. Berikut ini alasannya.

Bunga edelweis hanya dapat hidup di pegunungan

Bunga edelweis hidup di ketinggian 2.000 m dpl dengan tempat yang lembap dan bersuhu dingin. Jika bunga ini dipetik dan dibawa ke tempat yang beriklim berbeda, bunga akan mati atau layu. Jika Anda memetik dan membawa bunga ini turun setelah Anda mendaki gunung, bunga edelweis bisa terancam punah.

Dilindungi oleh undang-undang

Edelweis merupakan bunga yang dilindungi oleh pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem Pasal 33 ayat 1. Jika Anda menemukan bunga edelweis ketika sedang mendaki gunung, sebaiknya tidak memetik bunga ini karena Anda akan diberi sanksi berdasarkan undang-undang.

Termasuk bunga yang terancam punah

Di Gunung Bromo, bunga edelweis telah dilaporkan punah. Satu-satunya tempat perlindungan terakhir bunga edelweis saat ini, yaitu di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Namun, di tempat ini juga telah dilaporkan bahwa bunga edelweis telah banyak dipetik oleh para pendaki.

Edelweis merupakan bunga yang abadi

Dibandingkan dengan bunga lain yang biasanya hanya bertahan hidup 1—2 tahun, bunga edelweis merupakan bunga yang sangat unik karena memiliki umur yang panjang. Bunga ini dapat bertahan hidup selama 10 tahun. Umur bunga edelweis yang termasuk unik ini melahirkan ungkapan bunga abadi dari mulut para pendaki.

Membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh

Bunga edelweis membutuhkan waktu yang sangat lama untuk tumbuh, sekitar 13 tahun untuk tumbuh mencapai 20 cm. Oleh karena itu, tidak mengherankan ada banyak alasan di balik kenapa bunga ini dilarang dipetik sama halnya dengan mengapa petani dilarang menggunakan pestisida kimia berlebihan.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Hama Kutu Putih pada Kamboja Jepang