Alasan Tanah Pertanian Harus Dibajak Sebelum Ditanam

Pertanianku— Mungkin sebagian besar orang awam masih kurang paham dengan instruksi pembajakan tanah yang akan digunakan untuk bercocok tanam. Sebenarnya, pembajakan bukan tidak beralasan, malah proses ini terbilang penting karena dapat menentukan keberhasilan. Pada dasarnya, tanah dibajak untuk membalikkan tanah sehingga bagian bawah tertarik ke atas.

tanah dibajak
foto: Pertanianku

Pembajakan tanah dapat dilakukan dengan menggunakan alat bajak tradisional yang ditarik dengan hewan atau mesin traktor yang mampu membalikkan lapisan ­sub-soil menjadi lapisan top-soil­ yang subur.

Proses bajak tanah juga bisa dilakukan dengan cangkul apabila Anda tidak memiliki mesin traktor dan luasan tanah yang dibajak tidak terlalu besar. Pencangkulan tanam dilakukan hingga sedalam 20—30 cm.

Area lahan yang sudah dibajak akan menghasilkan bongkahan tanah yang terbilang besar. Kondisi tersebut harus dibiarkan selama beberapa hari agar tanah terkena matahari dan air hujan. Proses ini membutuhkan waktu minimal satu minggu.

Tanah bekas bajakan sengaja dibiarkan agar zat berbahaya serta pathogen yang selama ini bersemayam di dalam tanah menguap dan mati karena sinar matahari. Ada beberapa jenis hama yang menyembunyikan diri atau meletakkan pupanya di dalam tanah. Jika tanah tidak dibalik, hama tersebut nantinya akan menyerang tanaman yang Anda tanam.

Pembajakan tanah juga berfungsi untuk membersihkan serta menghambat pertumbuhan gulma. Gulma akan menjadi pesaing dari tanaman komoditas yang ditanam sehingga nutrisi yang tersedia di dalam tanah tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh tanaman.

Setelah selesai dibajak, tanah digemburkan dengan menggunakan garu atau cangkul sedalam 20 cm dan dilakukan secara merata. Proses ini bertujuan menghaluskan bongkahan tanah yang masih besar agar menghasilkan butiran tanah yang lebih kecil dan lebih mudah digunakan untuk menanam. Tekstur tanah yang bagus akan memperlancar siklus udara di dalam tanah.

Baca Juga:  Langkah Mudah Merawat Tanaman Cabai di Pot agar Rajin Berbuah

Langkah selanjutnya ialah pembuatan saluran drainase atau membangun bedengan untuk mempermudah proses perawatan tanaman. Saluran drainase berfungsi melancarkan peredaran air di lahan sehingga tidak ada air yang menggenang di permukaan tanah.

 

 


loading...