Alasan Ternak Kelinci Potong Bisa Menjadi Ladang Usaha yang Menjanjikan

Pertanianku— Sudah bukan merupakan hal baru untuk ternak kelinci potong. Hal ini karena sudah mulai banyak orang yang menyukai hidangan dari daging kelinci dan sudah tidak sungkan untuk memakannya. Kalau dahulu, masih banyak yang sungkan, mengingat kelinci merupakan hewan yang menggemaskan.

ternak kelinci potong
foto: pertanianku

Prospek bisnis kelinci potong kian terbuka lebar saat daging kelinci dicanangkan sebagai salah satu sumber alternatif protein hewani yang baik untuk tubuh. Selain itu, masih ada beberapa alasan lain mengapa bisnis kelinci potong patut dilirik.

Bisnis kelinci sudah mulai menggeliat

Saat ini kebutuhan kelinci bukan saja datang dari kelinci hias yang sering dipelihara. Kebutuhan kelinci juga datang dari penyuka daging kelinci. Permintaan daging kelinci sempat mengalami kenaikan saat isu flu burung dan antraks menyerang binatang ternak. Banyak konsumen yang mulai tertarik mencoba daging kelinci, hal tersebut menyebabkan permintaan meningkat dengan tajam.

Kenaikan permintaan daging kelinci juga ditandai dengan maraknya warung-warung sate kelinci yang bermunculan. Kini, warung-warung sate kelinci sudah bisa Anda temukan di kota-kota besar, konsumen sudah tidak perlu pergi ke daerah tertentu untuk menyantap sate kelinci.

Kelinci berpotensi menjadi hewan ternak penghasil daging

Seekor kelinci bisa menghasilkan daging sebanyak 50—60 persen per kg berat badannya. Sebenarnya, permintaan daging kelinci terbilang cukup tinggi. Hanya saja, peternak masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan tersebut.

Kandungan nutrisi di dalam daging kelinci

Dibandingkan dengan daging ternak lainnya seperti daging ayam, sapi, domba, dan babi, daging kelinci mengandung lemak dan kolesterol yang jauh lebih rendah dengan kandungan proteinnya lebih tinggi. Kandungan lemak di dalam daging kelinci hanya sekitar 8 persen, sedangkan kandungan lemak di dalam daging ayam, sapi, domba, dan babi berada di atas kisaran 12 persen.

Baca Juga:  Beternak Itik dengan Cara Tradisional, Untung atau Rugi?

Karena kandungan tersebut, daging kelinci jadi lebih baik dikonsumsi menjadi daging sehat.

Olahan daging kelinci

Daging kelinci bisa diolah menjadi berbagai produk olahan makanan seperti abon, bakso, dendeng, kornet, nugget, sosis, dan masih banyak lagi. Pengolahan daging kelinci dapat menyebabkan harga jual daging menjadi tinggi, memudahkan proses penjualan, serta memperpanjang daya simpan daging.

Segala informasi mengenai ternak kelinci potong bisa Anda dapatkan dalam buku Beternak Kelinci Potong. Dalam buku tersebut juga menyajikan informasi mengenai panduan usaha serta analisis usaha yang dapat membantu Anda membangun usaha kelinci potong. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa mendapatkan buku tersebut sebagai referensi usaha Anda dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.

 

 

 

 


loading...