Alga Merah Berpotensi Jadi Antikanker, Benarkah?


Pertanianku – Kekayaan alam Indonesia memang tak usah diragukan lagi. Bahkan, kekayaan laut yang dimiliki negara kepulauan ini juga tak kalah menyimpan potensi yang luar biasa. Salah satu kekayaan alam Indonesia yang telah banyak dimanfaatkan adalah alga.

Foto: pixabay

Banyak orang hanya mengerti jika alga adalah sebatas bahan untuk makanan. Namun, baru-baru ini terdapat hal yang menakjubkan bahwa sebuah penelitian membuktikan jika alga merah jenis jenis Euchema spinosum dan Euchema catonii berpotensi sebagai antikanker.

Tim peneliti yang mengembangkan alga merah, yakni sekelompok mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK), Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Kelompok mahasiswa yang telah membawa riset tersebut menjadi jawara dalam Tanoto Student Research Award (TSRA) 2014 itu adalah Ayu Indayanti Ismail, Nurhajrah, dan Nurul Hikmah.

Di Indonesia sendiri pemanfaatan alga merah hanya sebatas untuk sayuran, pupuk, ataupun sumber energi. Melihat kondisi tersebut akhirnya Nurhajrah dan teman-temannya pun terpicu untuk mengembangkan manfaat yang lebih besar dari alga merah seperti sebagai antibakteri, antijamur, antikanker, dan penurun kolesterol.

“Keunggulan tersebut salah satunya adalah meminimalisasi efek samping yang diterima oleh tubuh dalam penggunaan jangka panjang. Selain itu, keunggulan lain yang dimiliki alga merah itu adalah gen dapat dikloning dengan cepat dan membantu dalam proses komersialisasi,” ucapnya seperti dilansir dari Republika.

Hasil riset tim peneliti menyebutkan bahwa alga merah berpotensi sebagai antikanker tersebut tentu telah melalui serangkaian tes uji coba. Di antaranya pengujian antitoksik terhadap larva udang dan juga uji antimitotic terhadap sel zigot bulu babi. Sel zigot bulu babi dipilih karena ia memiliki proses membelah diri yang hampir serupa dengan sel kanker.

Selama dua jam saja, sel zigot tersebut dapat membelah diri secara besar-besaran. Hal itu terjadi karena semakin tinggi konsentrasi, semakin banyak pula sel zigot bulu babi yang bisa dihambat pertumbuhannya.

Baca Juga:  Manfaat Wortel Tak Hanya untuk Mata, Ini Manfaat Lainnya!

Dari hasil tersebut mereka mengambil kesimpulan bahwa isolasi alga merah dapat berpotensi untuk dikembangkan menjadi obat antikanker.

loading...
loading...