Aneka Jamur Asal Jepang, Disukai Karena Rasanya Juara

Pertanianku — Apakah Anda membudidayakan jamur di Indonesia? Konsumsi jamur di Indonesia sudah mencakup beragam jenis jamur seperti jamur tiram, jamur kuping, dan lain-lain. Sama halnya dengan di Indonesia, jamur asal Jepang juga menjadi primadona di negerinya. Berikut ini 5 jenis jamur tersebut untuk menjadi acuan membudidayakan jamur.

jamur asal jepang
foto: unsplash

Shiitake

Jamur shiitake merupakan salah satu jamur asal Jepang yang paling populer. Jamur ini merupakan spesies Lentinula edodes. Dalam bahasa Jepang, shiitake berarti jamur yang tumbuh pada pohon shii, yakni pohon dari spesies Custanopsis cuspidata yang ketika lapuk ditumbuhi oleh jamur shiitake.

Loading...

Ukuran jamur shiitake lebih besar dari jamur kebanyakan dengan bagian atasnya berwarna cokelat. Jamur shiitake memiliki tudung jamur yang cembung dengan tangkai gundul. Jejak spora jamur ini berwarna kuning hingga putih. Di Jepang, jamur ini dicampurkan dalam hidangan berkuah seperti sup.

Enoki

Sama seperti jamur shiitake, popularitas jamur enoki juga dikenal di mancanegara. Jamur ini berbentuk tipis, panjang, dan lebih mirip dengan bunga berukuran kecil. Tidak hanya di Jepang, kelezatan jamur enoki juga sudah banyak dipadukan dengan beragam masakan olahan khas Korea dan Cina. Jamur ini dibanderol dengan harga yang lebih murah.

Matsutake

Berbeda dengan jamur enoki, jamur asal Jepang berikutnya yakni jamur matsutake dibanderol dengan harga tinggi karena sulit untuk ditemukan. Matsutake tumbuh di hutan pinus tepatnya pada beberapa jenis pohon pinus saja. Selain itu, kandungan vitamin B3 dan kalium di dalam jamur matsutake juga baik bagi tubuh.

Di Jepang, jamur matsutake hanya ditambahkan pada olahan mewah dengan harga yang sangat mahal. Ciri utama jamur ini adalah aroma wanginya yang kuat. Jamur berwarna cokelat ini biasa dimasak setelah dipanggang sebentar, ditanak dengan beras, dan lain-lain.

Baca Juga:  Hand Sanitizer dan Obat Kumur Daun Sirih

Eryngii

Jamur asal Jepang berikutnya adalah jamur eryngii. Dibandingkan jenis jamur yang lain, jamur eryngii termasuk memiliki ukuran yang cukup besar. Kekenyalan jamur ini sering dimanfaatkan sebagai pengganti daging, terutama oleh para vegetarian. Caranya dengan dipanggang hingga aroma khas jamur ini muncul. Jamur ini juga mengandung protein dan vitamin D.

Maitake

Terakhir, ada jenis jamur maitake yang juga berasal dari Jepang. Jamur ini bisa dengan mudah ditemui di Negeri Matahari Terbit tersebut pada September dan Oktober. Ciri utama dari jamur maitake adalah terdapat bulu pada tubuh jamur ini. Sebelum diolah, bulu-bulu ini harus dibersihkan terlebih dahulu.

Loading...
Loading...