Aneka Olahan Makanan dari Umbi Garut

PertaniankuUmbi garut termasuk tanaman pangan yang sangat berpotensial untuk dikonsumsi setiap hari karena mengandung banyak nutrisi. Tiap 100 gram umbi garut mengandung air 69—72 persen, pati 19,4—21,7 persen, protein kasar 1,0—2,2 persen, lemak 0,1 persen, serat kasar 0,6—1,3 persen, dan abu 1,3—4,0 persen. Kandungan kolesterol di dalam umbi terbilang sangat rendah dan tidak mengandung purin yang dapat menyebabkan asam urat.

umbi garut
foto: Oleh Noblevmy di Wikipedia bahasa Malayalam – Transferred from ml.wikipedia to Commons by Sreejithk2000 using CommonsHelper., CC BY 2.5, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=12454970

Umbi garut dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan, simak ulasannya di bawah ini.

Tepung garut

Tepung yang terbuat dari tanaman garut mengandung asam folat, vitamin B, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, dan lain-lain. Selain mengandung nutrisi, tepung juga tidak mengandung gluten. Tepung dengan kandungan gluten yang tinggi sebetulnya tidak baik bagi tubuh. Tak heran, banyak pelaku hidup sehat yang lebih memilih tepung tanpa gluten atau olahan makanan yang tidak menggunakan tepung bergluten.

Cara pembuatan tepung garut sangat mudah, hampir sama seperti membuat tepung dari umbi-umbian lainnya. Umbi dicuci, kemudian diiris tipis-tipis. Setelah itu, umbi dijemur atau dioven dengan suhu 60°C hingga kadar airnya tersisa 10—12 persen. Selanjutnya, umbi digiling hingga halus menjadi tepung.

Pati garut

Pati garut dibuat dengan cara menggiling umbi yang masih utuh tetapi sudah dicuci, kemudian hasil penggilingan akan menghasilkan larutan pati. Larutan tersebut diendapkan, kemudian airnya dibuang. Setelah dicuci sebanyak 3—4 kali, pati garut akan berubah warna menjadi putih. Pati garut dapat digunakan untuk menggantikan terigu.

Keripik garut

Keripik garut dapat dibuat dengan mengiris umbi yang sudah dicuci setebal 0,5 cm, kemudian irisan tersebut ditaburi garam dan diaduk hingga rata. Diamkan irisan umbi selama setengah jam hinggga lunak dan getahnya menghilang.

Baca Juga:  Balitbangtan Membagikan 11 Kunci Budidaya Produksi Jagung Meningkat

Cuci kembali umbi dan kukus hingga kering. Selanjutnya, irisan digoreng dalam minyak panas. Tambahkan esens dan aduk kembali hingga rata. Kecilkan api dan masukkan keripik ke adonan gula dan aduk hingga rata. Setelah itu, angkat dan angin-anginkan hingga dingin.

Emping garut

Gunakan umbi yang berumur 6—8 bulan setelah tanam, kemudian potong umbi sekitar 10 cm dari ujungnya karena bagian tersebut terlalu banyak mengandung serat. Setelah itu, kupas umbi dan cuci hingga bersih. Selanjutnya, kukus umbi selama 50—60 menit sampai umbi terasa kenyal dan lengket.

Potong umbi sebesar 1—2 cm untuk umbi yang besar dan 2—3 cm untuk umbi yang kecil. Tumbuk pelan-pelan umbi yang sudah dipotong dan alasi tumbukan dengan plastik. Setelah itu, keringkan emping di bawah sinar matahari selama 2—5 hari. Selanjutnya, emping dapat digoreng atau langsung dijual dalam keadaan mentah.