Anggur Akademik, Anggur Manis Nan Besar yang Banyak Dicari Orang

Pertanianku Anggur akademik memiliki penampilan sedikit berbeda dengan anggur pada umumnya. Buah ini berbentuk lonjong dan memiliki pentil di bagian ujungnya. Warnanya cukup pekat sehingga dari jauh terlihat seperti berwarna hitam, padahal warna buah ini ungu gelap.

anggur akademik
foto Toko Trubus

Anggur berbentuk lonjong ini merupakan buah introduksi yang berasal dari Ukraina. Jika Anda penasaran kenapa diberi nama anggur akademik, lupakan saja rasa penasaran tersebut karena memang tidak ada yang bisa menjawab kenapa nama buah ini cukup unik, lekat dengan unsur-unsur pendidikan.

Bentuk buahnya yang unik membuat tanaman buah ini banyak ditanam di pekarangan rumah sebagai penghias pekarangan atau karena memang dibudidayakan untuk skala komersial. Buah ini banyak dicari orang karena rasanya yang manis dan berdaging buah tebal. Tingkat kemanisan buah anggur ini cukup tinggi. bahkan lebih manis dari anggur-anggur lokal yang ada.

Oleh karena itu, daya tariknya bukan hanya sebatas dari penampilannya yang bagus, melainkan karena rasanya juga yang sangat disukai.

Berbeda dengan anggur akademik, buah anggur lokal yang berwarna hijau atau merah memang terlihat bagus dan indah. Hanya saja buah anggur tersebut terasa kecut dan asam, kurang enak dikonsumsi karena pohon anggur lokal lebih sering digunakan sebagai tanaman hias rambat.

Daging buah anggur asal Ukraina ini bertekstur kering dan bijinya rata-rata hanya sekitar satu butir per buah. Sudah bisa dibayangkan betapa lezatnya mengonsumsi buah anggur ini. Apalagi, satu dompolan buah anggur akademik cukup banyak karena buah yang tumbuh sangat lebat.

Jika Anda berpikir tanaman buah ini sulit ditanam, Anda keliru. Tanaman buah anggur akademik cukup mudah ditanam. Cara menanamnya hampir sama dengan anggur pada umumnya.

Baca Juga:  Lokasi yang Tepat untuk Menanam Lada

Berkebun anggur akademik bisa menjadi usaha yang menjanjikan karena buah ini sudah memiliki banyak penggemar, tapi persediaannya masih terbatas karena masih jarang yang membudidayakannya.