Apel Impor di Daerah Ini Bebas Bakteri, Benarkah?

Pertanianku – Apel merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarat di Indonesia. Rasanya yang manis dan lezat ditambah dengan kandungannya yang banyak menjadikannya dipilih untuk dikonsumsi.

Belum lama ini pasar buah tanah air dihebohkan dengan pasokan apel impor yang berasal dari Amerika Serikat (AS) yang mengandung bakteri Listeria monicytogenes. Namun, pemerintah langsung bergerak cepat untuk melakukan inspeksi mendadak di sejumlah supermarket yang kerap menjual apel impor.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, menyatakan bahwa hasil uji laboratorium terhadap apel jenis Granny Smith dan Gala yang diimpor dari Amerika Serikat dan beredar di pasaran Kupang, dinyatakan tidak terkontaminasi bakteri Listeria monicytogenes.

“Hasil pengujian telah kami dapatkan dan dari 10 jenis sampel apel segar yang dilakukan uji lab dinyatakan negatif,” kata Kepala BPOM Kupang, Ruth D Laiskodat.

Ia menjelaskan, uji laboratorium tersebut dilakukan karena adanya surat dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nusa Tenggara Timur (NTT) Bruno Kupok, Nomor Perindang. KK.553/28/2015 perihal permintaan uji laboratorium.

Usai mendapatkan surat tersebut pihaknya langsung melakukan pengambilan sampel apel segar jenis Roya Gala dan Granny Smith di BPOM Kupang dan disaksikan oleh petugas dari Disperindag, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kupang, Dinas Pertanian Kota Kupang serta pemilik buah apel segar tersebut.

“Mereka sengaja diajak untuk memperhatikan bagaimana kami melakukan uji laboratorium,” ujarnya.

Teknik sampling sendiri menurut Ruth dilakukan secara acak terhadap produk apel segar yang diamankan untuk masing-masing jenis apel, mulai dari enam pemilik buah apel segar dan dilakukan sampling sebanyak sepuluh jenis sampel.

“Hasilnya juga kami serahkan kepada Kepala Dinas Perindang NTT,” tuturnya. Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat mengonsumsi buah-buahan dan juga sayuran. Sebab, bakteri tersebut dapat mengontaminasi sayur dan buah.

“Disarankan untuk selalu mencuci sayur dan buah dengan air berstandar air minum. Selain itu, perlu adanya perhatian khusus seperti membersihkan bagian dalam dinding lemari es, talenan, meja dapur, cuci tangan dengan air hangat dan jangan lupa untuk membersihkan tumpahan di dalam lemari es,” ungkapnya.

loading...
loading...