Asal-usul Propolis

PertaniankuPropolis berasal dari lebah yang juga menghasilkan madu. Fungsi propolis untuk melindungi koloni lebah dari segala sesuatu yang dapat mengancam kehidupannya, seperti serangan pathogen atau cuaca yang buruk.

propolis
foto: Trubus

Propolis yang dihasilkan sangat bergantung pada jenis lebah dan tanaman yang menjadi sumber pakan. Salah satu penghasil propolis terkenal adalah Trigona spp. Di dunia tercatat ada sekitar 150 jenis Trigona dan di Indonesia tersebar di berbagai pulau, yakni 9 spesies di Jawa, 18 spesies di Sumatera, 31 spesies di Kalimantan, dan 2 spesies di Sulawesi. Jumlah ini dapat lebih banyak lagi karena tiap daerah memiliki keragaman spesies yang berbeda.

Trigona iridipennis merupakan spesies dengan daerah penyebarannya yang paling luas. Selanjutnya, diikuti oleh T. apicalis, T. fusco-balteata, T. valdezi, T. collina, dan T. terminata.

Spesies Trigona dapat dibedakan berdasarkan ukuran tubuh, sosok, perilaku, dan bentuk sarang. Misalnya, T. apicalis mempunyai ukuran tubuh 8 mm dengan ciri khas kedua ujung sayap yang berwarna putih. Sementara itu, T. itama berukuran lebih kecil, yakni 5 mm dan bertubuh gelap, khususnya jantan.

Namun, ukuran tubuh serangga tidak bisa digunakan sebaai penentu jenis kelamin dan jumlah propolis yang dihasilkan. Jumlah propolis yang dihasilkan sangat bergantung pada rajin tidaknya Trigona mengumpulkan resin. Ada dua jenis Trigona yang terkenal produktif, yakni T. apicalis dan T. laeviceps.

Selain Trigona spp, serangga lain yang menjadi penghasil propolis adalah Apis sp. Jenis Apis yang paling produktif adalah A. mellifera dan A. cerana dengan produksi propolisnya sekitar 2 gram per tahun. Sementara itu, jenis A. dorsata merupakan serangga yang tidak mengumpulkan propolis. Sebenarnya, genus Apis lebih cenderung menjadi penghasil madu.

Baca Juga:  Langkah yang Tepat untuk Menggunakan Propolis

Apis sp. menghasilkan propolis hanya untuk menutup celah pada kotak atau pintu masuk sarang dan untuk memumifikasi bangkai hama yang tidak dapat dikeluarkan dari sarang agar sarang tetap steril.

Sebaliknya, lebah Trigona memang spesialis penghasil propolis karena serangga ini bisa memproduksi hingga 3 kg per tahun. Namun, jumlah madu yang dihasilkan sangat rendah.