Asap dan Bau Menyengat Bisa Membunuh Burung Pleci

Pertanianku — Dalam proses memelihara burung pleci, kemungkinan besar Anda akan menemui masalah kesehatan pada klangenan ini. Oleh karena itu, Anda perlu mencari tahu terlebih dahulu cara mencegah masalah sebelum datang. Pasalnya burung, berkacamata ini mudah mati tanpa sebab yang pasti. Apalagi, untuk bakalan muda yang baru didatangkan dari pengepul burung di daerah.

burung pleci
foto: Pixabay

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kematian mendadak tersebut. Oleh karena itu, Anda perlu mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat membuat kematian pada pleci. Beberapa faktor yang diketahui dapat membuat pleci sakit adalah pergantian musim dan pengaruh cuaca ekstrem, serta adanya asap dan bau yang menyengat.

Anda perlu melakukan evaluasi ketika dihadapkan dengan permasalahan kematian atau serangan penyakit. Bisa jadi kematian yang mendadak tersebut disebabkan oleh asap dan bau di lingkungan sekitar pleci tinggal. Dua hal itu mutlak harus dihindari.

Asap yang berlebihan dapat menyebabkan kondisi burung pleci melemah dan menyebabkan kematian secara mendadak. Asap yang berbahaya bagi pleci adalah asap dari kendaraan bermotor, asap pembakaran sampah, asap pembakaran obat nyamuk, dan asap mesin diesel yang baru dihidupkan.

Selain itu, pleci sedapat mungkin harus dijauhkan dari asap rokok. Meski asap rokok tidak dapat menyebabkan kematian, tetap saja dapat mengganggu kesehatan burung dan membuat kondisinya menjadi tidak prima.

Selain asap, burung berkacamata ini juga tidak bisa berada di lokasi yang memiliki bau menyengat. Apalagi, bila bau disebabkan oleh bahan kimia. Apabila di kawasan tersebut sudah mulai tercium bau yang mengganggu, Anda perlu waspada, jangan sampai bau tercium oleh burung. Pasalnya, setelah mencium bau dari bahan kimia, burung bisa mati secara tiba-tiba.

Baca Juga:  Penggemukan Sapi dengan Kombinasi Pasture dan Dry Lot Fattening

Untuk meminimalisir kejadian mati mendadak, Anda juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh burung dengan perawatan yang baik. Hindari burung stres karena kondisi ini dapat berujung pada kematian. Bagaimana pun, lebih baik mencegah karena kemungkinannya cukup kecil untuk menyembuhkan burung yang sudah terserang penyakit.