Atabela, Inovasi untuk Menanam Benih Secara Langsung

PertaniankuAtabela merupakan alat tanam benih langsung yang digunakan petani untuk melakukan penanaman benih tanpa perlu disemai terlebih dahulu. Cara ini dianggap dapat mengurangi tingkat stres tanaman padi. Inovasi ini hadir untuk mengatasi permasalahan kelangkaan tenaga kerja untuk menanam serta menekan angka stres tanaman di fase awal.

atabela
foto: cybex.pertanian.go.id

Pada praktiknya, alat ini bisa membuat benih padi langsung ditanam di lahan tanpa perlu disemai di persemaian. Inovasi ini bisa dilakukan di area lahan yang sangat luas tetapi kekurangan tenaga kerja, seperti di Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Daerah yang sudah menggunakan inovasi ini adalah Sulawesi Utara.

Inovasi ini sudah dikaji sejak 2008 di Desa Cempaka Bolmong dan saat ini petani di Werdiagung sudah bisa menggunakan inovasi tersebut. Atabela terbukti ampuh menekan kebutuhan tenaga kerja tanam serta memberikan efek seni pada hamparan. Inovasi ini juga bisa memberikan kemudahan untuk para petani dalam melakukan penyiangan, pemupukan, dan pengendalian hama.

Loading...

Atabela terbuat dari besi yang berbentuk seperti pipa besar yang ikut berputar saat roda berjalan. Namun, alat tersebut dinilai kurang praktis karena petani keberatan saat memakai alat yang terbuat dari besi. Oleh karena itu, muncul modifikasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, yaitu mengganti pipa besi dengan pipa paralon.

Saat alat itu dijalankan, paralon akan ikut berputar dan benih akan jatuh dengan jarak yang sudah ditentukan. Kini, atabela semakin populer di kalangan petani karena sudah banyak yang menggunakannya.

Selain mudah digunakan, alat tersebut juga mudah dirancang sendiri. Banyak petani di pedesaan yang membuat alat ini sendiri di bengkel lokal yang berada di wilayah mereka.

Untuk menunjang keberhasilan atabela, lahan pertanian sudah harus diolah oleh traktor atau cangkul. Bersihkan lahan pertanian dari gulma dan berikan herbisida untuk lahan yang baru saja digunakan. Genangi lahan sawah yang akan digunakan selama dua sampai tiga hari sebelum hari tanam.

Baca Juga:  Tips Merawat Tanaman Melon di Musim Hujan

Setelah lahan siap digunakan, rendam benih selama 24 jam dan anginkan selama 24 jam. Setelah muncul titik tumbuh sekitar 2—3 mm, itu artinya benih sudah siap ditanam. Benih yang sudah siap ditanam langsung dimasukkan ke atabela. Usahakan benih di dalam tabung paralon jangan terlalu padat, cukup 2/3-nya saja.

Loading...
Loading...