Atasi Asam Urat dengan Kumis Kucing

Pertanianku Asam urat merupakan kondisi yang bisa menimbulkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, dan adanya rasa panas pada area persendian. Sendi yang paling sering terkena asam urat adalah lutut, jari tangan, pergelangan kaki, dan jari kaki. Penyakit ini disebabkan oleh adanya turunan dalam keluarga, gemar mengonsumsi minuman beralkohol dan tinggi gula, serta menggunakan obat tidur.

asam urat
foto: http://balittro.litbang.pertanian.go.id/

Selain itu, asam urat juga bisa disebabkan oleh sering mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi seperti daging merah, jeroan hewan, dan beberapa jenis makanan laut seperti teri, sarden, kerang, dan tuna.

Ada dua jenis pengobatan untuk mengatasi permasalahan asam urat karena sasaran pengobatan penyakit ini ada dua, yaitu meringankan gejala asam urat dan mencegah serangan terjadi kembali. Anda bisa meringankan gejala asam urat dengan menempelkan kantok atau kain yang berisi es batu pada bagian yang terasa sakit atau konsumsi obat untuk meredakan rasa sakit.

Loading...

Anda bisa mengatasi asam urat dengan ramuan herbal seperti kumis kucing. Tanaman ini sering ditanam sebagai tanaman hias karena bentuk bunganya yang menarik. Selain itu, sudah sejak lama kumis kucing terkenal sebagai herba yang bisa mengobati penyakit tertentu.

Daun dan batang kumis kucing mengandung orthosiponin, flavonoid, glikosida, saponin, dan terpenoid. Tak hanya bunganya yang bisa dimanfaatkan. Kandungan tersebut membuat tanaman kumis kucing bisa mengobati beberapa penyakit seperti batu ginjal, asam urat, dan mengurangi sakit pinggang. Untuk mengatasi asam urat, tanaman kumis kucing bisa dibuat menjadi resep ramuan herbal seperti di bawah ini.

Rebus herba kering sebanyak 30—60 gram atau herba segar 90—120 gram dengan tiga gelas air hingga tersisa setengahnya. Air rebusan tersebut dapat diminum sebanyak tiga kali sehari, masing-masing setengah gelas.

Baca Juga:  Atasi Hama Tikus dengan Pestisida Nabati Ubi Gadung

Hingga saat ini belum ditemukan literatur yang menemukan efek samping dari penggunaan herba kumis kucing. Oleh karena itu, ramuan ini dianggap aman untuk dikonsumsi oleh siapa pun. Namun, Anda tetap harus mengonsumsinya dalam dosis yang wajar. Bagi wanita yang sedang hamil dan menyusui, tidak disarankan mengonsumsi herba kumis kucing. Sementara, anak-anak tidak disarankan mengonsumsinya dalam dosis yang tinggi.

 

 

 

Loading...
Loading...