Atasi Hama Tanaman Kacang Panjang dengan Cara Ini


Pertanianku — Saat musim hujan datang, budidaya tanaman kacang panjang masih jadi andalan petani Indonesia. Perawatan yang mudah serta biaya tanam yang hemat menjadi alasan utamanya. Meski begitu, tanaman kacang bisa saja terserang hama dan penyakit sehingga menurunkan hasil produksi. Anda bisa atasi hama tanaman kacang panjang setelah mengetahui jenis-jenis hamanya.

atasi hama tanaman kacang
Foto: Pertanianku

Namun, Anda tak perlu khawatir akan serangan antraknosa karena kacang panjang toleran terhadap antraknosa. Berikut ini ulasannya.

  1. Hama ulat polong

Ulat polong atau penggerek polong merupakan hama utama tanaman kacang panjang. Gejala serangannya, yaitu munculnya selaput putih menyelubungi polong kacang panjang dan apabila polong dikupas, di dalamnya terdapat ulat ini.

Cara mengatasinya dengan menggunakan insektisida. Ada baiknya Anda tidak menggunakan insektisida tipikal kontak karena tidak terlalu berpengaruh. Gunakanlah insektisida sistemik atau translaminar seperti insektisida berbahan aktif imadikoplorid. Lakukan penyemprotan pada sore hari (di bawah pukul 15.30) atau pagi hari antara pukul 7—9.

  1. Hama ulat grayak

Hampir semua tanaman palawija bisa terserang oleh hama ulat grayak. Ulat grayak sangat mudah dikenali dari fisiknya yang gemuk dan tak berbulu. Kebanyakan berwarna hijau cerah namun ada juga yang berwarna cokelat ataupun warna lainnya sesuai dengan lingkungan persembunyiannya. Ulat ini memakan daun muda ataupun kulit buah sehingga banyak buah menjadi cacat.

Untuk mencegah serangan hama ulat grayak, Anda harus sering melakukan penyiangan di areal tanam. Tujuannya, meminimalisir lokasi persembunyiannya. Sementara, untuk mengatasi hama ini bisa menggunakan insektisida kontak dari berbagai jenis bahan aktif seperti sipermetrin, deltametrin, karbofuran, dan lain-lain.

  1. Hama ulat jengkal

Serangan hama ulat jengkal dapat terlihat pada daun yang habis dan hanya menyisakan tulang tengahnya. Bahkan, buah yang masih muda juga tak luput dari serangan hama ulat ini.

Baca Juga:  Tumbuhan Penghasil Uang Ini Wajib Anda Tanam

Untuk mengatasi ulat jengkal Anda bisa menggunakan insektisida kontak yang sama dengan insektisida untuk ulat grayak. Agar lebih efektif, tentunya bisa Anda kombinasikan dengan menggunakan insektisida sistemik berbahan dasar imadikoplorid.

  1. Hama kutu daun

Hama kutu daun pada tanaman kacang panjang menyerang paling ganas di musim kemarau, dimana perkembangbiakan hama ini memang cukup pesat saat kemarau. Hama kutu daun memiliki banyak jenis seperti aphids, thrips, dan kutu kebul.

Semua hama tadi memiliki kebiasaan yang sama, yakni mengisap cairan dari pucuk daun dan tunas muda tanaman. Efeknya adalah perkembangan sel tanaman menjadi rusak dan membuat daun berkerut serta menggulung.

Pada tanaman kacang panjang hal ini akan sangat mengganggu perkembangan tanaman sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan. Caranya, ketika tanaman sudah mulai merambat pada ajir, Anda bisa menyemprotkan insektisida sistemik berbahan aktif imadikoplorid setiap 10 hari sekali. Jika sudah terjadi serangan, gunakan insektisida kontak berbahan aktif abamektin, dimetoat, atau metomil yang dikombinasikan dengan imadikoplorid.