Atasi Hama Wereng dengan Pestisida Alami Ini


Pertanianku — Serangan hama selalu jadi hal menjengkelkan bagi para petani padi. Salah satu hama yang sering menjadi musuh petani ialah hama wereng. Namun, tak perlu khawatir, Anda bisa atasi hama wereng dengan pestisida alami.

atasi hama wereng
Foto: Google Image

Wereng adalah sebutan umum untuk serangga pengisap cairan tumbuhan yang memiliki ukuran tubuh kecil. Selain sebagai pemakan langsung, wereng juga menjadi vektor bagi penularan sejumlah penyakit tumbuhan dari kelompok virus.

Wereng memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lingkungannya. Bahkan, suatu jenis wereng mampu menghasilkan keturunan yang tahan terhadap kondisi tertentu.

Penggunaan satu jenis varietas secara terus-menerus bisa menjadi salah satu faktor penyebab ledakan hama wereng. Untuk itu, pergiliran tanaman dan varietas perlu dilakukan untuk memutus rantai hidup wereng. Selain itu, penjarangan pada jarak tanam juga mampu mengurangi serangan hama tersebut.

Dalam melakukan kegiatan pertanian keseimbangan ekosistem dan rantai makanan harus terjaga. Keberadaan predator alami wereng seperti laba-laba, kumbang, kepik permukaan air, dan belalang bertanduk panjang mampu mengendalikan populasi hama. Untuk itu, kita perlu menjaga tempat hidup para predator tersebut yang biasanya berada dalam semak dan beberapa tanaman gulma.

Jika pengendalian kultur teknis serta pengendalian secara biologi tersebut tidak mampu mengatasi serangan hama, kita bisa melakukan pengendalian secara mekanis, yaitu dengan menggunakan perangkap lampu di malam hari. Alternatif terakhir ketika serangan hama sudah melebihi ambang batas ekonomi adalah dengan melakukan pengendalian menggunakan pestisida alami.

Pestisida alami bersifat mengurangi serangan hama, bukan untuk membunuh hama. Oleh karenanya, penggunaan pestisida alami tidak akan mematikan predator alami dari hama tersebut. Cara kerjanya adalah mengusir hama dengan bau tertentu ataupun dengan menghilangkan nafsu makan hama.

Untuk mencegah hama wereng, bahan yang sering digunakan adalah biji mahoni, biji atau daun sirsak. Di dalam bahan ini terdapat repellent (penolak serangga) dan antifeedant (penghambat nafsu makan).

Bahan untuk membuat pestisida organik

Baca Juga:  5 Cara Mudah Membuat Bibit F1 Media Gabah untuk Jamur Tiram

Untuk membuat pestisida alami dari daun sirsak diperlukan daun sirsak sebanyak 1 genggam, rimpang jeringau sebanyak 1 genggam, bawang putih 20 siung, sabun colek 20 gram, dan air sebanyak 20 liter.

Cara pembuatan

Daun sirsak, rimpang jeringau, dan bawang putih ditumbuk sampai halus, kemudian dicampur dengan sabun colek. Campuran tersebut kemudian direndam dalam air 20 liter selama dua hari. Larutan selanjutnya disaring dengan kain halus dan siap diaplikasikan. Setiap 1 liter air saringan diencerkan dalam 15 liter air, kemudian disemprotkan merata ke bagian bawah tanaman padi.