Atasi Jamur yang Menyerang Tanaman dengan Fungisida Jahe

Pertanianku — Bukan hanya hama serangga yang perlu Anda waspadai ketika bertanam, melainkan serangan dari jamur yang masih termasuk sebagai organisme pengganggu tanaman. Serangan jamur dapat terjadi hampir di semua bagian, mulai dari akar, batang, ranting, daun, hingga buah. Serangan jamur tersebut dapat diatasi dengan fungisida yang dapat dibeli di toko pertanian atau membuat sendiri, seperti fungisida jahe.

fungisida jahe
foto: Pertanianku

Hingga saat ini pengendalian jamur masih menggunakan fungisida yang terbuat dari bahan kimia karena lebih mudah digunakan dan didapatkan. Padahal, fungisida yang terbuat dari tanaman memiliki berbagai kelebihan, seperti tidak meninggalkan residu berbahaya dan tidak memengaruhi produk pertanian sehingga produk yang didapatkan lebih sehat dan aman dikonsumsi.

Salah satu fungisida yang cukup mudah untuk dibuat sendiri adalah fungisida jahe. Jahe merupakan rempah-rempah yang sering digunakan pada produk minuman dan makanan. Rimpang jahe memiliki rasa dan bau yang sangat khas serta berkhasiat pada tubuh manusia. Selain itu, jahe juga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai fungisida nabati.

Proses pembuatan fungisida nabati dari jahe terbilang sangat mudah. Bahan yang Anda butuhkan hanya berupa rimpang jahe dan gula merah. Berikut ini cara membuat fungisida jahe.

Bahan-bahan:

  • Rimpang jahe
  • Gula merah

Alat:

  • Stoples plastik
  • Baskom
  • Pisau
  • Karet
  • Kertas buram atau kertas yang memiliki pori-pori

Cara membuat:

  • Siapkan jahe dan gula merah dengan jumlah yang sama.
  • Iris jahe menjadi tpis-tipis, kemudian sisir gula merah menjadi lebih halus.
  • Masukkan jahe dan gula merah tersebut ke baskom, kemudian campur dan remas kedua bahan tersebut dengan tangan hingga mengeluarkan air.
  • Masukkan bahan yang telah diremas beserta airnya ke stoples plastik, kemudian tutup stoples dengan menggunakan kertas buram.
  • Ikat penutup kertas buram tersebut dengan karet.
  • Simpan stoples di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan diamkan selama tujuh hari agar proses fermentasi berjalan lancar.
  • Setelah 7 hari, buka stoples dan saring untuk memisahkan hasil fermentasi dengan ampas.
  • Campurkan 1 cc larutan fungisida yang sudah jadi dengan 1 liter air bersih. Fungisida sudah siap digunakan.
Baca Juga:  Bukan Hanya Penghasil Getah, Simak Manfaat Lain Tanaman Karet