Atasi Keracunan Jamur dengan Ramuan Ini

Pertanianku — Ada banyak jenis jamur yang tumbuh di Indonesia. Namun, tidak seluruh jenis jamur bisa untuk dikonsumsi. Bahkan, ada jamur yang tidak bisa dikonsumsi dan dapat menyebabkan keracunan sehingga berbahaya bagi tubuh. Anda harus mengenali dengan baik jenis jamur yang dapat dikonsumsi. Jika keracunan jamur sudah terjadi, atasi dengan beberapa ramuan ini untuk tindakan pertama agar kondisi tidak makin parah.

keracunan jamur
foto: pixabay

Telur ayam dan santan kelapa

Bahan-bahan:

Loading...
  • Telur ayam segar 1 butir
  • Air santan kelapa muda 1 gelas
  • Air kelapa hijau muda 1gelas

Cara membuat ramuan ini dengan cara mengocok telur ayam segar. Kocokan telur ayam segar dapat langsung diminum oleh korban keracunan jamur. Setelah itu, korban akan muntah. Setelah muntah, berikanlah air santan kelapa atau air kelapa muda hijau sebanyak satu kali sehari.

Buah pepaya

Bahan-bahan:

  • Buah pepaya yang masih muda sebanyak 1 kepalan tangan
  • Air masak ½ gelas
  • Garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Buah pepaya dicuci terlebih dahulu, lalu buah diparut.
  2. Tambahkan air masak dan garam secukupnya, lalu ramuan diperas.

Air perasan ramuan dapat diminum oleh korban keracunan jamur.

Serbuk kopi

Bahan-bahan:

  • Serbuk kopi 2 sendok teh
  • Putih telur ayam 1 sendok makan
  • Madu murni 2 sendok makan
  • Air panas 1 gelas

Cara membuat:

  1. Campurkan serbuk kopi, putih telur ayam, dan madu murni. Lalu, aduk seluruh bahan hingga tercampur merata.
  2. Setelah tercampur rata, seduh dengan air panas.

Ramuan ini dapat diminum saat suhu air sudah suam-suam kuku. Ramuan ini dapat diminum sebanyak 1—2 kali sehari, dengan takaran ½ gelas untuk sekali minum.

Air kelapa muda

Bahan-bahan:

  • Air kelapa hijau 1 gelas
  • Madu 1 sendok makan

Cara membuat ramuan ini dengan mencampurkan air kelapa dengan madu, lalu diaduk hingga rata. Ramuan ini dapat diminum sebanyak 1—2 kali sehari. Dosis untuk satu kali minum adalah setengah gelas.

Baca Juga:  Pare Belut: Obat Herbal untuk Mengobati Luka

 

 

 

Loading...
Loading...