Atasi Polutan Kimia dalam Ruangan dengan Tanaman ini

Pertanianku – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh State University of New York Oswego mengungkapkan bahwa meletakkan tanaman merupakan cara paling ampuh menghilangkan bahan kimia di udara dalam ruang. Polusi udara di dalam ruang adalah masalah yang sering ditemui sekaligus menjadi ancaman untuk kesehatan manusia.

Atasi Polutan Kimia dalam Ruangan dengan Tanaman ini

Hasil dari penelitian yang telah dilakukan selama bertahun-tahun ini menemukan cara untuk membersihkan udara yang terdapat di rumah ataupun ruang kerja. Polusi itu dapat mengarah kepada sindrom sick-buillding seperti sakit kepala dan kelelahan.

Loading...

Senyawa organik Volatile (VOC) yang berasal dari rokok, cat, furnitur, mesin foto kopi, printer, alat-alat pembersih, hingga pakaian yang dicuci dengan sistem dry-clean, seringkali dituding sebagai penyebabnya.

“Bangunan, baik yang baru ataupun lama, dapat memiliki kandungan VOC yang tinggi. Terkadang, saking tingginya Anda dapat menciumnya,” ungkap asisten profesor kimia yang juga pemimpin studi, Vadoud Niri, seperti dilansir dari Time.

Menghirup VOC dalam jumlah yang besar pun dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka pendek dan panjang. Mulai dari pusing, asma hingga alergi dapat dialami mereka yang terpapar VOC.

Memasang sistem sirkulasi udara atau perlengkapan berteknologi tinggi dapat menghilangkan VOC di dalam ruang. Namun, tentu saja ada harga yang cukup tinggi yang harus ditebus.

Niri dan tim pun ingin menggunakan cara yang lebih murah untuk menangani masalah itu. Para periset kemudian mencari tanaman yang dapat menyerap karbondioksida melalui akar dan daun.

Pada penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa tanaman hijau dapat menyerap VOC seperti benzena, toluena, dan formaldehid.

Bersama periset lain, Niri kemudian membangun ruangan tertutup yang berisi campuran VOC. Mereka melakukan penelitian dengan meletakkan tanaman di dalam ruang tersebut.

Baca Juga:  Khasiat Tanaman Pagar Beluntas yang Belum Banyak Diketahui

Mereka mengukur seberapa cepat masing-masing tanaman dapat menyerap VOC, dan berapa banyak bahan kimia yang tersisa di tiap akhir percobaan itu.

“Dari riset yang kami lakukan, kami dapat merekomendasikan tanaman apa saja yang baik untuk mengalahkan VOC dan tepat jika diletakkan di beberapa tempat,” ucap Niri.

Tanaman tersebut antara lain.

  1. Suji (Dracaena frangas)

Tanaman ini dapat dengan baik menghilangkan aseton atau kandungan yang terdapat dalam bahan-bahan di salon kecantikan.

Tanaman suji yang memiliki daun mengilap, diketahui dapat menyerap banyak gas dibanding tanaman lain. Para periset menemukan bahwa suji dapat menyerap 94 persen gas saat digunakan dalam tes selama 12 jam.

  1. Crassula atau tanaman jade (Crassula argentea)

Dari lima tanaman yang diuji, crassula adalah yang paling mudah dirawat dan dikenal sebagai tanaman persahabat atau pohon uang.

Crassula ampuh menghilangkan toluene, bahan kimia dengan aroma kuat yang biasanya berasal dari pencair cat, sebanyak 91%.

  1. Spider plant (Chrolophytum comosum)

Tanaman ini berada di peringkat pertama yang sangat ampuh untuk menghapus etilbenzena (62%), p-Xylenes (92%), dan o-Xylene (93%), yang merupakan bahan-bahan kimia di tinta, karet, perekat, cat, dan pernis.

Tanaman ini sangat mudah beradaptasi di banyak lingkungan dan terus menghasilkan daun-daun baru yang lebih banyak.

  1. Bromeliad (Guzmania lingulata) atau Merah Bintang

Tanaman runcing berwarna ini mampu menghilangkan benzena (92%), gas beracun dari kendaraan bermotor dan asap rokok.

Merah Bintang juga mempunyai kemampuan menghilangkan paling banyak racun. Tepatnya dia mampu menghapus enam dari delapan bahan kimia yang diteliti.  “Karenanya, tanaman ini sangat bagus untuk diletakkan di dalam rumah ataupun ruang kerja,” kata Niri.

  1. Caribbean Tree Cactus (Consolea falcata)

Caribbean tree cactus menghasilkan bunga yang kecil dan tumbuh dengan baik jika terkena banyak sinar matahari. Kaktus jenis ini mampu menghilangkan 80% kandungan bahan kimia seperti ethylbenzene, p-Xylenes dan acetone, serta sekitar 60% benzena, toluene, dan o-Xylene.

Loading...
Loading...