Atasi Serangan Hama Ulat Tanah Tanaman Wortel Tanpa Pestisida Kimia

Pertanianku — Salah satu hama tanaman wortel yang harus diwaspadai adalah ulat tanah. Ulat tanah atau Agrotis ipsilon Hufn sangat senang bersembunyi di dalam tanah. Hama ulat tanah lebih sering dijumpai di media semai dan suka memotong tanaman yang baru tumbuh dari biji.

hama ulat tanah
foto: Pertanianku

Ulat tanah memiliki tubuh berwarna cokelat tua hingga kehitaman mengilat, hampir mirip dengan tanah sehingga Anda perlu melihat secara detail. Pada bagian kedua sisinya terdapat garis cokelat dan di bagian sisi punggungnya terdapat kulit berwarna cokelat muda. Hama ini berukuran lebih kurang 5 cm.

Pada siang hari hama akan bersembunyi di dalam tanah dan keluar ketika senja mulai datang untuk mencari makanan hingga menjelang pagi. Salah satu yang harus dikhawatirkan dari hama ini ialah hidupnya bergerombol.

Ulat yang masih muda akan hidup bergerombol dengan beberapa ulat lainnya. Namun, setelah tua, ulat akan hidup sendiri karena ulat merupakan hewan kanibal yang bisa memangsa ulat-ulat lain.

Setelah memasuki masa pupa, ulat akan beranjak ke tanah yang lembap. Kemudian pupa tersebut akan menetas menjadi ngengat. Ngengat dapat bertelur hingga 1.500 butir. Ngengat bisa hidup selama 5—6 minggu. Ulat tanah akan terus berkembang biak jika tidak segera dikendalikan.

Pengendalian ulat tanah bisa dilakukan tanpa menggunakan pestisida kimia. Cara ini untuk Anda yang ingin bertanam wortel organik ataupun wortel biasa. Ada tiga cara yang perlu dilakukan, yakni penangkapan ulat yang terlihat di kebun, menggenangi ladang, dan menyediakan musuh alami.

Karena ulat lebih aktif di malam hari, Anda perlu melakukan penangkapan di malam hari. Ulat yang sudah tertangkap bisa Anda jadikan pakan ayam pada esok hari.

Baca Juga:  Varietas Tomat yang Sering Ditanam di Indonesia

Jika wortel ditanam di sawah, Anda bisa melakukan penggenangan air di malam hari agar ulat pemotong yang berada di dalam tanah mati.

Musuh alami bagi ulat adalah ayam kampung, ayam hutam, katak, dan sejenis tabuhan. Oleh karena itu, Anda bisa melepas musuh alami ulat. Musuh alami tersebut akan memangsa ulat yang ada di ladang sehingga Anda tidak perlu repot-repot melakukan penangkapan. Namun, Anda harus tetap melakukan pemantauan agar musuh alami seperti ayam tidak merusak tanaman wortel.