Awal Ramadan Komoditas Beras Merangkak Naik


Pertanianku – Beberapa pekan belakangan ini salah satu komoditas pangan, yaitu bawang putih mengalami fluktuasi harga. Saat ini, harga bawang putih mencapai Rp50.000 per kilogram (kg). Padahal, sebelumnya mencapai Rp60.000 per kg.

Saat ini harga bawang putih berangsur turun. Namun, harga beras justru mengalami kenaikan. Kenaikan harga beras bervariasi antara Rp200—Rp500 per kg. Dayat pemilik PD Jembar Beras, Pasar Rebo, Purwakarta, mengatakan, kenaikan harga beras ini hampir sepekan terakhir.

Beras yang paling besar kenaikannya, justru terjadi pada jenis kualitas jelek. Biasanya, harga beras kualitas ini hanya Rp8.000 per kg, tetapi saat ini mencapai Rp8.500 per kg. Sementara itu, beras yang kualitasnya bagus, kenaikannya masih sedikit hanya Rp200 per kg.

“Yang kualitas bagus, dari Rp10.000—Rp11.000, naiknya jadi Rp10.200 dan Rp11.200 per kg,” ujarnya, seperti mengutip Republika, (26/5).

Lebih lanjut Dayat mengungkapkan, kenaikan ini lumrah terjadi. Apalagi, momennya menjelang puasa. Tak hanya itu, suplai beras dari sentra padi juga mulai berkurang. Terutama, untuk beras kualitas jelek. Biasanya, suplainya sampai enam ton per pekan. Kini, berkurang jadi tiga ton.

Akan tetapi, untuk memenuhi kebutuhan selama puasa, pihaknya menjamin stok beras aman. Namun, bila suplai semakin seret, akan mendongkrak kenaikan harganya. “Mudah-mudahan naiknya sampai Rp500 per kg saja. Tidak lebih,” ujarnya.

Sementara itu, Sri Wahyuni pedagang sayuran, mengatakan, sudah beberapa hari ini harga bawang putih turun. Dari sebelumnya, Rp60.000 per kg menjadi Rp50.000 per kg. Kenaikan bawang putih ini sebelumnya diduga ada pihak yang menimbunnya. Oleh karena itu, harganya melambung tinggi.

Baca Juga:  Walhi Aksi Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik Batu Bara di COP-23
loading...
loading...