Awas Jangan Sampai Salah, Ini Lokasi yang Bisa Digunakan untuk Menanam Salak

Pertanianku— Tidak semua lokasi bisa digunakan untuk menanam salak. Lokasi menanam salak yang tidak sesuai dapat menyebabkan pertumbuhan pohon menjadi tidak maksimal sehingga tidak bisa menghasilkan buah.

lokasi menanam salak
foto: Pixabay

Salak bisa tumbuh subur di daerah dataran rendah hingga ketinggian 500 mdpl dengan tipe iklim basah. Salak sangat menyukai tanah pedsolik dan regosol atau latosol sehingga pertumbuhannya di tipe tanah tersebut bisa lebih subur. Kadar keasaman tanah yang bagus untuk digunakan adalah 5—7.

Curah hujan lokasi menanam salak yang bagus adalah 1.500—3.000 mm/tahun dengan musim kering yang berlangsung selama 4—6 bulan. Pohon salak yang ditanam di lokasi yang sesuai sudah bisa berbuah setelah berumur tiga tahun. Pada umumnya tanaman salak sudah mulai berbuah setelah berumur 3—4 tahun.

Tanaman salak muda lebih senang hidup di bawah naungan atau tempat teduh. Oleh karena itu, salak bisa ditanam sebagai tanaman sela pohon duku, durian, pohon jinijing, atau pohon sengon.

Untuk mendapatkan pohon salak berkualitas baik, bibit yang digunakan adalah biji tanaman. Namun, tanaman yang dihasilkan dari bibit biji tanaman memiliki sifat yang tidak sama seperti induknya.

Varietas salak unggul yang bagus untuk ditanam adalah salak pondoh, swaru, nglumut, enrekang, dan gula batu.

Jika lokasi menanam sesuai kriteria sudah Anda dapatkan, langkah selanjutnya adalah cangkul lahan tersebut untuk menghilangkan gulma dan alang-alang yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Setelah bersih, buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm × 50 cm × 40 cm. Jika ada lebih satu pohon yang ingin ditanam, gunakan jarak antarlubang sekitar 2 m × 4 m atau 3 m × 4 m. Berikan pupuk kandang di setiap lubang sebanyak 10—20 kg. Biji sudah bisa langsung ditanam di dalam lubang, taruh hingga sebanyak 3—4 biji per lubang.

Baca Juga:  Agar Tanaman Jahe Tumbuh Subur, Begini Cara Mengolah Lahan yang Benar

Biji akan tumbuh sebulan kemudian jika proses penanaman berjalan dengan sempurna. Setelah tanaman berbunga atau berumur sekitar tiga tahun, lakukan seleksi pada tanaman yang dirasa kurang produktif. Tinggalkan satu tanaman yang memiliki satu bunga betina atau campuran.