Ayam Kampung Suka Mengeram, Ini Langkah yang Harus Dilakukan


Pertanianku – Mengeram menjadi sifat alamiah dan umum dilakukan oleh ayam kampung. Setelah ayam bertelur, naluri indukan ayam akan mengerami telurnya untuk menetaskan telurnya. Saat sifat mengeramnya muncul, ayam tersebut biasanya akan lebih sensitif. Bahkan, ketika ada yang mengganggunya, ayam tersebut tak segan-segan untuk mematuk.

Foto: pixabay

Jika dilihat dalam teknologi perbanyakan reproduksi telur, sifat mengeram merupakan halangan untuk meningkatkan produkstivitasnya. Maka, dalam hal ini untuk meningkatkan reproduksi produksi telur ayam buras perlu ada cara untuk mengatasinya.

Lalu, bagaimana cara menghilangkan sifat mengeramnya tersebut?

Memandikan ayam

Cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan sifat mengeram pada ayam kampung dalam mengurangi masa pengeraman (telur ditetaskan menggunakan mesin tetas buatan) adalah setelah selesai bertelur satu periode dan kelihatan ada tanda mulai mengeram (bulu ayam akan mekar dan mengeluarkan bunyi jika didekati), induk ayam tersebut harus dimandikan.

Kegiatan memandikan ini berfungsi ganda. Selain mengurangi sifat mengeram, juga mampu membasmi kutu. Sebab, air yang digunakan untuk memandikan ayam dibubuhi dengan obat pembasmi kutu/gurem (cyperkiller, misalnya).

Ayam dimandikan 3 kali sehari dan dikurung pada tempat yang cukup matahari selama kurang lebih enam hari sampai naluri mengeram hilang.

Pemberian obat

Cara lain menghilangkan sifat mengeram pada ayam kampung adalah pemberian parasetamol 60—65 mg/kg berat badan ayam per hari. Lakukan selama 6 sampai 11 hari, secara perlahan sifat mengeramnya akan berangsur hilang.

Cara-cara tersebut juga dapat meningkatkan produktivitas ayam itu sendiri.

Baca Juga:  Pemerintah Susun Kebijakan Persusuan Nasional Demi Kemaslahatan Bersama
loading...
loading...