Bagian Ikan Lele yang Tidak Biasa Tetapi Bisa Dikonsumsi

Pertanianku— Umumnya bagian yang bisa dikonsumsi dari ikan lele hanyalah dagingnya. Sementara itu, bagian tulang jarang dikonsumsi dan lebih sering dibuang atau dikonsumsi oleh kucing jalanan. Padahal, bagian tulang tersebut dapat diolah menjadi camilan yang lezat dan bergizi. Tak hanya tulang, masih ada beberapa bagian lainnya dari ikan lele yang bisa Anda manfaatkan.

ikan lele
foto: Pertanianku

Kulit lele

Kulit lele pada umumnya menjadi hasil sampingan atau limbah dari proses pengolahan lele filet atau abon. Jumlahnya relatif sedang sekitar 6,37—7,36 persen. Daripada hanya menjadi limbah yang terbuang, sebaiknya gunakan kulit ikan lele untuk membuat makanan berupa keripik yang rasanya gurih dan bertekstur renyah. Rasanya ini hampir mirip keripik paru.

Kulit yang akan digunakan harus direbus terlebih dahulu ke dalam air mendidih selama 3—5 menit. Proses perebusan tersebut berguna untuk membuat rantai polisakarida pada kulit memendek. Setelah direbus, kulit dimasukkan ke air es agar mengalami pengerutan kembali. Perendaman tersebut bertujuan mencegah kulit menempel antara satu dan yang lain.

Sirip lele

Sirip lele biasanya tidak digunakan pada proses pembuatan abon lele, jumlahnya sekitar 4,55—4,8 persen. Bagian sirip yang tidak digunakan adalah sirip punggung, sirip ekor, dan sirip di bagian perut.

Sirip ikan lele bersifat lunak karena tersusun dari tulang rawan sehingga jika digoreng rasanya renyah dan gurih. Anda dapat memanfaatkan sisa sirip ikan lele untuk diolah menjadi keripik. Rasanya terbilang lebih lezat daripada keripik kulit dan krispi daging ikan lele.

Tulang lele

Lele berukuran konsumsi biasanya memiliki tulang rawan yang dapat diolah menjadi keripik tulang. Tulang tersebut dapat menjadi sumber kalsium yang baik bagi tubuh.

Baca Juga:  Kriteria Kolam Ikan Lele yang Bagus

Kalsium berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi pada anak-anak. Sementara itu, pada orang dewasa dibutuhkan untuk transmisi simpul saraf, kontraksi otot, penggumpalan darah, pengaturan permeabilitas membran sel, dan aktivitas enzim. Oleh karena itu, camilan yang terbuat dari tulang ikan lele dapat menjadi suplemen kalsium yang lezat dan harganya murah.