Balai Pascapanen Kenalkan Berbagai Olahan Unik di MIA 2019

Pertanianku—Acara bertajuk Millenials Indonesian Agropreneur (MIA) 2019 yang diadakan oleh Kementerian Pertanian kembali menghadirkan berbagai agenda yang menarik. Rangkaian acara ini meliputi lomba antarperguruan tinggi dan sekolah, talkshow yang menghadirkan pembicara kompeten, hingga expo yang menghadirkan berbagai produk inovatif.

Millenials Indonesian Agropreneur (MIA) 2019
Foto: Pertanianku

Setidaknya, ada 6 stan dari perguruan tinggi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) yang tersebar di Indonesia. Mereka adalah perwakilan yang lolos ke tingkat nasional, yaitu Polbangtan Bogor, Yoma (Yogyakarta dan Magelang), Malang, Medan, Papua, dan Gowa. Selain dari Polbangtan, beberapa sekolah menengah juga turut memeriahkan acara ini dengan menjadi finalis dengan inovasi yang tak kalah menarik.

Tak hanya diisi oleh para peserta lomba, acara yang dilangsungkan pada Kamis (18/4) hingga Minggu (21/4) ini juga diisi oleh berbagai badan dan balai di bawah pertanian. Salah satunya adalah Balai Pascapanen.

Balai Pascapanen menghadirkan produk olahan yang unik dan belum banyak dijumpai. Mulai dari berbagai olahan singkong dan ubi, yoghurt, hingga bagelen ganyong. Seluruh olahan tersebut dibuat oleh mitra UMKM Balai Pascapanen, dan dipamerkan dalam acara MIA 2019 ini.

Millenials Indonesian Agropreneur (MIA) 2019
Foto: Pertanianku

Bagelen sendiri adalah roti yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Konon, roti ini terinspirasi dari roti yang dipopulerkan Belanda pada masa penjajahan bernama warmbollen. Kue dari Belanda ini memiliki tekstur mirip roti manis pada umumnya dengan olesan butter.

Ganyong memiliki nama ilmiah Canna discolor L. merupakan umbi-umbian yang cukup populer dikonsumsi, meskipun tidak sepopuler ubi dan singkong. Ganyong biasa dikonsumsi dengan direbus atau dikukus.

Olahan bagelen ganyong berhasil menarik minat pendatang yang hadir dalam kegiatan MIA 2019 tersebut. Beberapa bahkan berminat membeli. Rasanya yang gurih dan manis mengecoh konsumen bahwa camilan ini menggunakan ganyong sebagai bahan pembuatnya.

Baca Juga:  Strategi KKP Genjot Ekspor Produk Kelautan Indonesia

Selain bagelen ganyong, umbi yang satu ini juga diolah menjadi stik keju yang tak kalah nikmat. Rasa gurih dan asin serta tekstur yang krispi membuat stik keju ganyong juga diminati pengunjung.

“Tahun 2016—2017 (acara ini) diikuti semua (institusi pertanian) di Indonesia. Ini produk UMKM. Ada juga yoghurt,” ungkap Malik dari Balai Pascapanen saat ditemui Pertanianku.com di arena acara.

Berbagai olahan UMKM juga bisa ditemui di sini. Mulai dari sambal kemasan, stik mocaf, keripik singkong, dan berbagai minuman. Kemasan yang unik dan sudah terdaftar di PIRT membuat olahan UMKM sudah tidak lagi bisa dipandang sebelah mata sebagai olahan yang unik, lezat, praktis, dan tentunya berdaya saing.

Loading...