Balitbangtan Berencana Mengembangkan Model Bioindustri di IP2TP Manoko

Pertanianku — Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) berencana akan mengembangkan model bioindustri terpadu untuk penyulingan serai wangi, ternak sapi perah, dan biogas dengan konsep sistem pertanian semitertutup. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan input dari eksternal dan berprinsip nirlimbah atau zero waste management.

bioindustri
foto: pixabay

Rencana tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Balitbangtan, Dr. Fadjry Djufry saat melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Manoko, Lembang.

Penyulingan serai wangi yang menghasilkan minyak merupakan output pertama dari sistem tersebut, sedangkan biomassa yang berupa rumput merupakan hasil sampingan. Rumput tersebut bisa digunakan sebagai pakan sapi perah pengganti hijauan.

Kunjungan yang dilakukan oleh Balitbangtan di IP2PT Manoko bertujuan merevitalisasi kebun sebagai sarana diseminasi teknologi dan agro edu wisata (AEW) yang bisa dijadikan sebagai lokasi pembelajaran bagi petani dan masyarakat.

Dengan demikian, petani bisa mengambil contoh sistem usaha pertanian dan peternakan secara terpadu. Lokasi tersebut juga bisa digunakan sebagai salah satu tujuan lokasi wisata pendidikan yang memadukan antara keindahan alam dan inovasi teknologi yang sudah dikembangkan oleh Balitbangtan.

IP2TP Manoko dari dahulu memang terkenal sebagai lokasi percontohan integrasi antara sapi dan serai wangi. Usaha pertanian dan peternakan di daerah tersebut menerapkan konsep bioindustri.

“Di samping juga menghasilkan PNBP yang dapat digunakan untuk pengembangan Kebun Percobaan (KP) serta juga dapat menjadi lokasi tujuan wisata seperti yang sedang dikembangkan oleh Kementan melalui program Agro Edu Wisata,” tutur Fadjry seperti dikutip dari laman litbang.pertanian.go.id.

Di IP2TP Manoko juga terdapat koleksi tanaman eucalyptus yang berada di Kebun Percobaan Manoko. Mulanya, tanaman tersebut merupakan bahan penelitian yang digunakan untuk menghasilkan beberapa produk. Sekarang, produk-produk tersebut sudah dikomersialkan dan sudah berada di pasaran. Seluruh produk tersebut sudah dilinsesikan juga oleh mitra, salah satu produk yang terkenal adalah Euca Roll-on, dan Euca card.

Fadjry meminta agar IP2TP Manoko dibenahi agar koleksi tanaman atsiri, rempah, serta obat-obatan yang berada di daerah tersebut bisa tertata dengan indah dan rapi sehingga pengunjung yang akan melakukan penelitian bisa melihat penampakan pemandangan tanaman yang indah.

Baca Juga:  Mengenal Varietas Bunga Krisan yang Cantik

Di IP2TP Manoko terdapat banyak tanaman atsiri yang masih belum dieksplor, seperti melaleuca, artemisia, anise, eucalyptus, akar wangi, dan masih banyak lagi.

Fadjry berharap daerah tersebut bisa dioptimalkan sebaik mungkin. Oleh karena itu, tidak hanya bisa dijadikan lokasi penelitian, IP2TP tetapi juga bisa dijadikan tempat konservasi plasma nutfah.

 

 

 

 

 


loading...