Balitbangtan Rilis Varietas Kedelai Tahan Serangan Kutu Kebul

Pertanianku — Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Malang telah merilis tiga varietas kedelai yang tahan terhadap serangan hama kutu kebul. Varietas tersebut adalah Detaku 1, Detaku 2, dan Detaku 3.

varietas kedelai
foto: Pertanianku

Apri Sulistyo, Pemulia Balitbangtan menjelaskan bahwa ketiga varietas tersebut sudah melalui uji ketahanan pada serangkaian penelitian yang dilakukan terhadap organisme pengganggu tanaman (OPT) utama. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa ketiganya mampu bertahan dari serangan kutu kebul, salah satu hama yang meresahkan.

Ketiga varietas tersebut juga telah melalui uji adaptasi yang dilakukan di enam sentra produksi kedelai. Uji adaptasi tersebut dilakukan pada 2019—2020.

“Berdasarkan hasil uji adaptasi yang telah dilakukan pada enam sentra produksi kedelai, ketiganya menunjukkan pertumbuhan sangat bagus, dengan tingkat serangan hama kutu kebul yang rendah dan hasil bijinya tetap tinggi,” papar Apri seperti dikutip dari laman litbang.pertanian.go.id.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan), Dr. Priatna Sasmita mengatakan bahwa pelepasan ketiga varietas tersebut bertujuan meminimalisir kerugian petani akibat hama kutu kebul.

Penggunaan nama Detaku diambil dari singkatan kedelai tahan kutu kebul. Kutu kebul atau Bernisia tabaci merupakan hama yang sering menyerang tanaman pangan seperti kedelai.

Varietas kedelai Detaku 1 memiliki rata-rata hasil sekitar 2,94 ton/hektare, ukuran biji yang dihasilkan rata-rata sebesar 14,45 gram/100 biji, umur masak tergolong sedang sekitar 82 hari, varietas tahan terhadap serangan kutu kebul dan agak tahan terhadap pengisap polong, serta mengandung lemak yang cukup tinggi.

Varietas kedelai Detaku 2 memiliki rata-rata hasil sekitar 3,00 ton/hektare, ukuran biji yang dihasilkan rata-rata sebesar 14,98 gram/100 biji, umur masak tergolong sedang sekitar 83 hari, varietas tahan terhadap serangan kutu kebul dan agak tahan terhadap pengisap polong sama seperti Detaku 1, serta mengandung lemak yang cukup tinggi juga.

Baca Juga:  KKP Gandeng DPLK BRI untuk Mempersiapkan Program Jaminan Hari Tua Nelayan

Dan terakhir, varietas kedelai Detaku 3 memiliki rata-rata hasil sekitar 3,05 ton/hektare, ukuran biji yang dihasilkan rata-rata sebesar 15,08 gram/100 biji, umur masak tergolong sedang sekitar 82 hari, varietas tahan terhadap serangan kutu kebul, dan mengandung protein cukup tinggi.


loading...