Bandung Kembali Raih Adipura, Apa Kata Ridwan Kamil?


Pertanianku – Setelah penantian selama 17 tahun akhirnya Pemerintah Kota Bandung kembali menerima penghargaan Adipura untuk ketiga kalinya yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Hal tersebut tentu saja membuat Walikota Bandung M. Ridwan Kamil mengatakan bawah sistem yang diterapkan di Kota Bandung berjalan baik.

Foto: @Ridwankamil Instagram

“Tanpa harus diheboh-hebohkan semua bekerja. Saya mengucapkan terima kasih dan terharu bawa piala ke 2.200 petugas gorong-gorong saat ada acara tadi,” terang pria yang akrab disapa Kang Emil.

Emil tetap mengimbau warga yang suka membuang sampah, terutama wisatawan, agar membuang sampah di mobil. Jadi, jangan rusak Adipura dengan perilaku negatif. Sebab, Kota Bandung adalah kota cinta lingkungan dan kebersihan.

“Kami buat sistem dan fokus ke yang buruk-buruk. Jadi, kalau ada sampah di sungai atau TPS liar terus kita perbaiki fokus yang minus, insya Allah semua sempurna pengelolaan sampah menuju zero waste,” ucapnya.

Menurutnya, Adipura bukan hanya kebersihan, melainkan manajemen lingkungan. Jadi, dilihat apakah ada Perda, ada perilaku ekonomi berbasis lingkungan dan lainnya.

“Jadi bukan yang dilihat mata bersih hanya 40 persen itu. Sisanya, 60 persen tentang inovasi,” ungkapnya.

Penghargaan ini, merupakan hasil kerja bersama bukan hasil kerja walikota saja. Namun, hasil keringat dari petugas, warga, camat dan lain-lain. Pemkot Bandung pun, akan mengadakan pawai pada 19 Agustus nanti.

“Kami akan keliling Bandung bawa Piala Adipura ini disesuaikan kesanggupan. Kan setahun kali merayakan kebahagiaan kepada mereka-mereka yang menjaga Kota Bandung,” tutur Kang Emil.

Lebih lanjut ia pun mengatakan, sudah ada lebih dari 30 inovasi yang dibuat di Kota Bandung untuk melestarikan lingkungan. Banyak program dan peraturan yang dibuat oleh Pemerintah Kota Bandung dalam usahanya melawan segala kegiatan yang berdampak negatif terhadap lingkungan.

Baca Juga:  KKP Panen Lele Sistem Bioflok di daerah Perbatasan RI–Malaysia

“Kami sudah melarang styrofoam yang berdampak secara nasional,” katanya.

Bahkan, kata dia, yang luar biasa Pemkot Bandung mempunyai peraturan green building yang mewajibkan bangunan-bangunan melakukan program hemat energi dan ramah lingkungan. Kalau memenuhi, baru IMB-nya akan diberikan.

“Hal tersebut menghemat pengeluaran biaya listrik setiap bulannya,” katanya.

Emil mengatakan, Kota Bandung merupakan kota dengan udara yang paling bersih di Indonesia.

“Yang harus di ingat, sekarang Kota Bandung merupakan kota dengan udara terbersih se-Indonesia, itu yang patut kita syukuri,” tutur sang Walikota.

Sementara itu, menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, penghargaan Adipura harus menjadi motivasi dalam meningkatkan mutu pelestarian lingkungan hidup. Kepada kota dan kabupaten peraih Adipura 2017 diharapkan bisa membuat inovasi yang membuat Indonesia semakin sehat dan bersih.

loading...
loading...